Archive for category Berita Tuban
DPRD Tuban Deadline Bupati Selesaikan Kejanggalan APBD 2001-2010
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada Juli 13, 2011
DPRD Tuban memberikan waktu 60 hari kepada Bupati Fathul Huda untuk menyelesaikan sejumlah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selama kepemimpinan Bupati Haeny.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK terhadap APBD 2010 serta data kerugian sebelumnya menyebutkan, adanya perbedaan pajak penerangan jalan (PPJ) antara Pemkab Tuban dan PLN. Selain itu adanya penerimaan sumbangan pihak ketiga RSUD Koesma sebesar Rp 612.932.588 dan pengelolaan dana Jamkesmas sebesar Rp. 500.000.000 tidak sesuai ketentuan.
Disisi lain, Empat pekerjaan jalan dan gedung tidak sesuai dengan spesifikasi sebesar Rp. 100.217.398,67,- Kemahalan harga pengadaan peralatan dan mesin pada Sekretariat DPRD sebesar Rp. 75.442.000,- Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan fisik dan tiga SKPD belum dikenakan denda senilai Rp. 269.812.800.
Sempat Diboikot, 11 Perda Kab. Tuban Akhirnya Disahkan
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada Juli 7, 2011
TUBAN – Aksi boikot anggota DPRD Kabupaten Tuban membuat rapat Paripurna pembahasan 11 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) diskors selama 1 jam. Dari 50 anggota dewan, hanya 28 orang mengikuti jalanya rapat. Sedangkan, anggota lainya memilih berada diluar rung rapat dan berada di lantai bawah.
Informasi yang diperoleh, aksi boikot rapat paripurna tersebut terjadi Selasa (5/7/2011), saat rapat dengan agenda kesimpulan badan dan legislasi, pandangan akhir fraksi serta penetapan dan persetujuan 11 Raperda. Tanpa alasan jelas, wakil rakyat dari empat fraksi, PDI Perjuangan, PKNU, PKS dan Golkar memilih tidak mengikuti jalanya sidang paripurna yang dihadiri Bupati Tuban, H.Fathul Huda dan Wakil Bupati H. Noor Nahar Hussein serta para pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
DPRD Tuban Mulai Bahas RAPBD 2011
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada Mei 15, 2011
Setelah hampir 7 bulan tak ada tindak lanjut dan pembahasan, akhirnya DPRD Kabupaten Tuban mulai ‘menyentuh’ RAPBD 2011 yang sempat ngendon. Bahkan, berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini juga melibatkan komisi-komisi dalam pembahasannya.
“Sebelumnya, RAPBD hanya dibahas Panitia Anggaran dan Badan Anggaran,” terang Drs. Sa’dun Naim dan Teguh Prabowo, dua Wakil Ketua DPRD Tuban saat dikonfirmasi jurnalberita.com (12/5).
DPRD Tuban Tolak Anggaran PBT Rp 5,2 M
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada Mei 15, 2011
DPRD Tuban menolak anggaran sebesar Rp 5,2 miliar yang diperuntukkan pembelian kios di Pasar Baru Tuban (PBT) di Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban. Sebab, pembelian kios itu bakal merugikan Pemkab Tuban dan menyalahi aturan. “Wacana kawan-kawan, anggaran untuk PBT sebesar Rp 5,2 Milliar itu harus dihilangkan,” ungkap Wakil Ketua DPRD Tuban Teguh Prabowo.
Ditambahkan, keinginan Pemkab Tuban untuk membeli 176 kios yang ada di PBT itu sudah sejak 2010 lalu. Namun, dengan berbagai alasan teknis akhirnya anggaran sebesar itu tidak dicairkan. “Tapi, pada RAPBD 2011 ini anggaran itu muncul lagi. Ini yang membingungkan, sebetulnya ada apa eksekutif soal PBT itu kok begitu ngotot mengusulkan anggaran sebesar itu,” ungkap politisi yang biasa disapa Cong Ping itu.
Karjo Dipecat Sebagai Ketua DPC PDIP Tuban
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada April 16, 2011
Karir politik Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Tuban, Karjo, berakhir sudah. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai berlambang banteng mulut putih itu , Megawati Soekarno Putri, secara resmi telah membebas tugaskannya dari jabatan Ketua Umum DPC PDIP Kabupaten Tuban.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPP PDIP Nomor 074/KPTS/DPP/IV/2011, Karjo sudah tidak diperkenankan menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Tuban, sejak 7 April 2011 lalu. Namun DPC baru menerima SK tersebut dari Dewan Pimpinan Derah (DPD) Jatim, beberapa hari lalu. ” Kami baru dengar kalau Karjo sudah dibebas tugaskan, tapi surat resminya baru kami terima beberapa hari lalu” kata Abu Khalifah, sekretaris DPC PDIP Tuban, Jum’at (15/4).
LKPJ Bupati Haeny Diseriusi oleh DPRD
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada April 8, 2011
Tuban; Meski rekomendasi DPRD terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Bupati Tuban Haeny Relawati periode 2006-2011 tidak ada pengaruhnya, namun, kalangan wakil rakyat tetap serius menggali data terkait kepemimpina Bupati Haeny selama lima tahun tersebut.”Komisi-komisi tengah melakukan rapat kerja dengan instansi terkait membahas masalah LKPJ bupati,” terang Wakil Ketua DPRD Tuban Teguh Prabowo alias Go Cong Ping.
Dikatakan, pembahasan LKPJ akhir masa jabatan bupati ini harus tuntas sebelum pertengahan bulan ini, karena rekomendasi DPRD itu menjadi bagian penting dari usulan pemberhentian Bupati Haeny. Dan usulan pemberhentian itu juga menjadi bagian tak terpisahkan dari usulun pelantikan dan pengangkatan cabup-cawabup terpilih hasil Pemilukada 1 Maret lalu. “Saya yakin sebelum peretengahan bulan ini sudah tuntas,” tandas Ping.
Pelantikan HUDANOOR Dipertimbangkan di Alun-alun Tuban
Ditulis ahmadmustofa di Berita Tuban pada Maret 11, 2011
Tuban – Wacana pelantikan bupati Tuban di Aloon-aloon Tuban mendapat sambutan yang hangat dari berbagai pihak. Mengingat statement pemenang Pemilukada, HUDANOOR, kali ini adalah kemenangan rakyat, sehingga pelantikan dipastikan akan disaksikan oleh gelombang massa pendukungnya.
Hal ini dikaitkan dengan dukungan kemenangan yang 55,7% serta pasca kemenangan gelombang ucapan selamat dari berbagai komunitas yang berasal dari seluruh penjuru mendatangi rumah kediaman sekaligus Posko HUDANOOR di Jalan Latsari 2 kecamatan kota. Masyarakat tentu akan berduyun-duyun ingin melihat tokohnya dilantik.
Ketua KPUK Tuban Soemito Karmani, yang ditanya prosesi pelantikan siapa yang punya gawe, menunjuk DPRD Tuban. KPUK Tuban hanya mengantarkan kandidat menjadi kepala daerah, selebihnya diserahkan ke dewan karena yang mengesahkan/saksi Pemilukada adalah wakil rakyat.
Inilah Tiga Kunci Kemenangan HUDANOOR
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada Maret 8, 2011
Tuban – Hasil Pemilukada Tuban sudah diumumkan KPUK Tuban 7 Maret lalu dan hasilnya cukup mengejutkan karena kemenangan telak pasangan calon HUDANOOR membuyarkan perhitungan pasangan calon lainnya maupun para lembaga survai dan konsultan komunikasi.
“Kondisi di Tuban ini menarik untuk studi ilmiah maupun studi partai karena membuat perencanaan lima pasangan calon lainnya jadi berantakan,” kata Tjuk Suwarsono, direktur Media Promotion & Communication Consultant (MEdPro) Surabaya yang mengamati Pemilukada Tuban.
Kemenangan telak sampai 55% lebih dari kubu HUDANOOR memang di luar dugaan semua pihak bahkan beberapa lembaga survai maupun konsultan komunikasi seperti terpana dengan hasil tadi. “Kami sendiri sejak awal memang memprediksi HUDANOOR menang tetapi tidak setelak ini,” lanjut Tjuk yang menjadi konsultan komunikasi dalam Pilgub Pakde Karwo setahun yang lalu.
HUDANOOR Resmi Menang Telak
Ditulis ahmadmustofa di Berita NU / PKB, Berita Tuban pada Maret 7, 2011
PEMILUKADA TUBAN 2011.
Tuban – Meski pada awalnya banyak pengamat memprediksi Incumbent bakal bersaing ketat dengan HUDANOOR, tetapi hasil rekapitulasi KPUK Tuban menjawab lain prediksi tersebut. Dalam Pemilukada 2011 yang digelar pada 1 Maret lalu, pasangan nomor urut 2 itu tertinggal jauh dibandingkan pasangan calon yang diusung oleh PKB bersama PPP, Gerindra dan PBB tersebut.
Yang menarik, dari hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilukada oleh KPUK Tuban ini, Golput masih “memperoleh rangking” dua dalam hal “perolehan suara”, yakni 215,963 atau selisih 8892 suara lebih tinggi dari perolehan Incumbent.
Secara keseluruhan, hasil rekapitulasi itu menempatkan pasangan nomor 4 HUDANOOR pada peringkat pertama dengan perolehan suara sah sebanyak 374.147 suara atau 55,18 persen. Urutan kedua diperoleh pasangan nomor 2 Kristiawan-Haeny dengan perolehan 207.894 suara atau 30,66 persen.
Kemenangan HUDANOOR, Kemenangan Rakyat TUBAN
Ditulis ahmadmustofa di Berita NU / PKB, Berita Tuban pada Maret 2, 2011
Oleh : Ahmad Mustofa
Sudah bisa dipastikan bahwa Pemilukada Tuban 2011 yang digelar kemarin (01 Maret 2011) dimenangkan oleh Pasangan HUDANOOR dengan skor yang sangat meyakinkan melebihi 55%, dibandingkan dengan rival terberatnya yakni Pasangan petahana (incumbent) TANI yang mendapatkan dukungan suara tidak lebih dari 30%. Sementara dukungan buat empat pasangan lain total hanya berkisar 15%.
Walau ini belum secara resmi diumumkan oleh Penyelenggara Pemilukada yakni KPUK Tuban, namun secara data bisa diyakinkan bisa dipastikan HUDANOOR akan duduk sebagai Bupati Tuban dan Wakil Bupati Tuban periode 2011 – 2016 menggantikan Heany Relawatie – Lilik S. Baca entri selengkapnya »
Hasil Akhir Perhitungan Suara Pemilukada Tuban 2011
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada Maret 1, 2011
Tuban – Hasil akhir tidak resmi yang dilakukan oleh Pemkab Tuban maupun Team Pemenangan HUDANOOR terhadap hasil Pemilukada Tuban 2011 adalah seperti berikut ini.
- Hasil Akhri Riil Count yang dilakukan oleh Pemkab Tuban :
1. Moh. Hamim Amir – Ashadi (MUATOH) : o,99 %
2. Kristiawan-Haeny Relawati (TANI) : 30,64 %
3. HM Anwar-Tulus Setyo Utomo(MULYO) : 5,85 %
4. H. Fathul Huda – Noor Nahar Husein (HUDANOOR) : 55,18 %
5. Setiadjit – Bambang Suhariyanto (SEHAT) :6,56 %
6. Bambang Lukmantono – Edy Thoyibi (BANGKIT) :0,77 %
Adapun Hasil Akhir Rekapitulasi yang dilakukan oleh Tim Sukses HUDANOOR adalah sebagai berikut.
1. Moh. Hamim Amir – Ashadi (MUATOH) : 6.609 (1,0%)
2. Kristiawan-Haeny Relawati (TANI) : 202.716 (30.5%)
3. HM Anwar-Tulus Setyo Utomo (MULYO) : 39.536 (6,0%)
4. H. Fathul Huda – Noor Nahar Husein (HUDANOOR) : 366.560 (55,2%)
5. Setiadjit – Bambang Suhariyanto (SEHAT) : 43.122 (6,5%)
6. Bambang Lukmantono – Edy Thoyibi (BANGKIT) : 5.586 (0.8%)
Golkar Jatim Gembosi Heany
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada Februari 24, 2011
SURABAYA – Laju Haeny Relawati dalam pemilihan bupati Tuban 2011 mendapat gangguan dari internal. Perempuan yang dalam pilkada kali ini mencalonkan sebagai wakil bupati berpasangan dengan calon bupati Kristiawan digembosi Partai Golkar.
Padahal, Haeny yang juga menjabat sebagai ketua DPD Partai Golkar Tuban ini resmi mendapatkan rekomendasi dari DPP Golkar. Namun mendadak, pada hari-hari terakhir jelang hari pemilihan yang jatuh pada 1 Maret, para pendukungannya dihabisi.
Salah satu indikasinya terlihat pada sikap Ketua DPD Partai Golkar Jatim Martono yang kemarin (22/2) tampak selalu bersama-sama dengan Fatchul Huda calon bupati Tuban yang diusung PKB. Huda saat ini adalah salah satu calon kuat yang bisa menyaingi pasangan Kristiawan-Haeny selain pasangan Setiadjit-Bambang dari Partai Demokrat-PAN.
Huda sendiri mengaku mendapat dukungan dari Martono langsung. “Beberapa kader Partai Golkar terutama di Tuban merapat ke saya, termasuk Ketua DPD Jatim Pak Martono,” kata Huda saat ditemui disela peringatan Harlah NU ke 88 di Hotel Bumi Surabaya, kemarin (22/2).
Baca entri selengkapnya »
PNS Terlibat Pemilukada Belum Dipidanakan Oleh Panwas
Ditulis ahmadmustofa di Berita Tuban pada Februari 23, 2011
Tuban – Panwas Kabupaten Tuban, Jatim, belum mempidanakan dugaan keterlibatan dua pegawai negeri sipil (PNS) setempat, dalam kampanye pilkada di Desa Tegalrejo, Kecamatan Widang, 16 Februari 2011.
“Kami masih mengkaji kasus ini, kalau sementara ini melihat kasusnya belum mengarah ke pidana, baru pelanggaran disiplin PNS,” kata Ketua Panwas Kabupaten Tuban, Minan, Rabu.
Minan menyebutkan, dua PNS yang diduga terlibat dalam pilkada tersebut yaitu dari Bawasda, Edy Sucipto dan Kasi Pemerintahan Kecamatan Widang, Sutadji. Dari keterangan saksi, keduanya dalam acara di desa setempat yang dihadiri ratusan warga mengarahkan warga untuk mencoblos calon tertentu.
“Kami masih mengusut kasus ini dengan memanggil kembali para saksi,” kata Minan menjelaskan.
Segel KPU Pemilukada Tuban Telah Beredar
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada Februari 23, 2011
Rawan dan Berpotensi Disalahgunakan.
Tuban:Sejumlah segel resmi Pemilukada milik Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban, beredar dikalangan masayarakat luas.
Bahkan sejumlah segel itu di temukan menempel di salah satu becak yang biasa mangkal di Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh wartawan kami, sedikitnya ada sekitar 20 segel milik KPUK yang menjadi rahasia negara itu di temukan tersebar dan dibawa oleh anak sekolah.
Sejumlah segel itu di temukan oleh Tim Advokasi pasangan calon bupati Hudanoor. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Abubakar Matdoan, ia menyatakan jika penemuan dari sejumlah segel tersebut bermula dari adanya laporan dari warga di kecamatan Merakurak, yang melaporkan kejadian segel Pemilukada tersebar itu kepada dirinya.
Lagi PNS Dilaporkan Karena Terlibat Pemilukada
Ditulis ahmadmustofa di Berita Tuban pada Februari 23, 2011
Diduga Hina Pasangan HUDANOOR.
Tuban : Tim advokasi pasangan calon bupati Fatkhul Huda dengan calon wakil bupati Noor Nahar Husain, kembali melaporkan seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang telah menjelek-jelekkan pasangan calon bupati Hudanoor, Selasa (22/02/2011).
Pantuan beritajatim.com, dalam laporannya, Abu Bakar Matdoan, yang sebagai tim advokasi melaporkan Sutaji, yang sebagai pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di Kasi Pemerintahan Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.
Keterlibatan PNS dalam Pemilukada Tuban Akan Diberi Sangsi
Ditulis ahmadmustofa di Berita Tuban pada Februari 22, 2011
Pacitan – Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, memastikan oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang terlibat dalam penggalangan dukungan untuk calon tertentu dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tuban akan diusut.
“PNS dilarang terlibat dalam kegiatan politik. Kalau ada (yang terlibat dalam Pilkada Tuban pada 1 Maret mendatang), pasti akan dikenai sanksi tegas sesuai prosedur,” katanya setelah melantik Bupati dan Wakil Bupati Pacitan, Senin.
Orang nomor satu di Pemprov Jatim ini menambahkan, dirinya telah memanggil Plt Sekda Tuban untuk mengklarifikasi masalah tersebut, namun hasilnya tidak bisa dijelaskan secara rinci.
Foto Kespektakuleran Kampanye HUDANOOR di Stadion Lokajaya Tuban
Ditulis ahmadmustofa di Berita NU / PKB, Berita Tuban pada Februari 21, 2011
Tuban; Kampanye terakhir pasangan HUDANOOR yang dihelat di stadion Lokajaya Tuban kemarin benar-benar spektakuler dan meriah sekali. Ini ditandai dengan di hadiri oleh sekitar lebih dari enam puluh ribu-an masa, pendukung dan simpatisan HUDANOOR dari beberapa kecamatan di Kabupaten Tuban. “Ini merupakan sejarah baru bagi Tuban. Suatu kampanye yang di hadiri masa sebanyak ini, ya baru kali ini” Kata Miyadi Ketua Tim Pemenangan HUDANOOR.
Mereka berdatangan dengan segala macam kendaraan, mulai dari roda dua, rombongan menggunakan bus, mini bus, truck bahkan dump truck maupun mobil-mobil pribadi. Saat mereka memasuki kota tUban mereka tidak henti-hentinya meneriakkan slogan HUDANOOR yang menunjukkan keinginan mereka HUDANOOR memenagkan pemilukada 2011 nanti.
Foto-foto dari kespektakuleran dan kemeriahan acara kampanye ini bisa disaksikan di bawah ini.
Masa dengan antusias berjoget mengikuti irama musik yang dimainkan

Gesekan Antar Pasangan Mulai Terjadi
Ditulis ahmadmustofa di Berita Tuban pada Februari 21, 2011
Panwas Dalami Pelanggaran dan Keterlibatan PNS Sebagai Tim Sukses TANI
Tuban;Hari-hari akhir masa kampanye pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Tuban yang akan digelar pada 1 Maret 2011 mulai memanas. Perseteruan antar pasangan Cabup-cawabup semakin banyak terjadi. Dari 6 pasangan yang ada, persaingan panas paling terlihat antara kubu Fathul Huda-Noor Nahar Husain (Hudanoor) dengan pasangan Kristiawan-Haeny Relawati (Tani).
Yang sedang memanas saat ini, tim advokasi Hudanoor melapor ke Panwas atas keterlibatan sejumlah PNS dalam acara sosialisasi yang dilakukan pasang Tani dan adanya instruksi dari salah satu Pejabat di Pemkab Tuban kepada Kades dan perangkat desa beserta keluarganya untuk mendukung pasangan Tani.
Sementara dari kubu Tani, belakangan banyak mengekspos dukungan dari PKB pro Gus Dur yang mendukung Tani melalui sejumlah poster yang dipasang di beberapa mobil. Padahal, PKB adalah partai utama yang memberangkatkan pasangan Hudanoor.
Kota Tuban Dibanjiri Puluh-an Ribu Pendukung HUDANOOR
Ditulis ahmadmustofa di Berita Tuban pada Februari 20, 2011
Tuban; Puluhan ribu simpatisan, masa dan pendukung pasangan cabup cawabup HUDANOOR ‘tumplek blek’ membanjiri stadion Lokajaya Tuban siang ini. Bahkan Stadion yang bisa menampung lima puluh ribu orang tersebut tidak mampu menampung semua masa pendukung HUDANOOR. Sehingga sekitar dua puluh ribuan masa rela mengikuti kampanye dari luar stadion.
Warga yang datang dari hampir semua kecamatan di wilayah Tuban ini yakni di antaranya kecamatan Bancar, Tambakboyo, Jenu, Montong, Kerek, Merakurak, Tuban Kota, Palang, Semanding, Widang, Plumpang, Grabagan, Rengel dan Soko. Serta juga dari Parengan, Singgahan, Bangilan, Senori, Kenduruan dan Jatirogo.
Mereka semua dengan semangat memberikan dukungan penuh untuk memenangkan pasangan HUDANOOR. Sehingga siang ini jalan-jalan di kota Tuban sangat ramai sekali dan mayoritas didominasi warna hijau.
Sejak awal mereka selalu mengelu-elukan pasangan yang dianggap mampu membawa Tuban lebih baik itu. Meski terik matahari menyengat, mereka tak beranjak dari lokasi kampanye. Apalagi, sesekali mereka dihibur dengan lantunan suara emas Koes Plus, Gita KDI, Rena KDI, Lilin Herlina dan lain-lain. Baca entri selengkapnya »
Menguap Tunjangan Profesi Guru di Tuban
Ditulis ahmadmustofa di Berita Tuban pada Februari 20, 2011
TUBAN; Perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan di Indonesia makin nyata dengan adanya 20% APBN maupun APBD untuk Pendidikan. Begitu juga dengan adanya tunjangan profesi guru di Indonesia sebesar 1 kali gaji pokok setiap bulan. Para guru yang sudah lulus sertifikasi kini dapat tersenyum, karena sudah bisa menikmati tunjangan profesinya selama menjadi guru.
Sementara ini penerimaan uang tunjangan profesi guru baru bisa diterima secara berkala 6 bulan sekali atau 2 kali dalam setahun, yaitu penerimaan pertama sekitar bulan Juli dan yang kedua pada bulan Desember.
Dihadiri Tiga Ribuan Pendukung, Kampanye Heany Ricuh
Ditulis ahmadmustofa di Berita Tuban pada Februari 19, 2011
Tuban;Pelaksanaan kampaye calon Bupati Kristiawan dengan calon Wakil Bupati Haeny Relawati, dengan mendatangkan orkes melayu Monata diwarnai aksi tawuran oleh dua kelompak pemuda yang sedang berjoget, Jumat (18/02/2011).
Berdasarkan pantuan wartawan kami, kampanye ini dihadiri tiga ribua-an pendukung. Dalam kampanye di lapangan Desa Bogorrejo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, pasangan nomor urut 2 itu awalnya berlangsung lancar.
Namun saat para artis dari Monata dan juga Rena KDI mulai beraksi, ribuan penonton yang hadir dalam kampanye terbuka tersebut langsung joget dengan alunan musik dangdut.
Oknum PNS Dilaporkan ke Panwas Tuban
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada Februari 18, 2011
Diduga Jadi Tim Suksesnya Incumbent
Tuban; Mengetahui adanya oknum Pegawai Negeri Sipil dari Kantor Inspektrorat Pemkab Tuban yang diduga melakukan ajakan untuk memenangkan salah satu calon bupati, dan diduga melakukan intimidasi kepada kepada desa, Tim Advokat dari pasangan HudaNoor melaporkan kejadain tersebut kepada Panwas Kabupaten Tuban, Kamis (17/02/2011).
Berdasarkan pantuan beritajatim.com, Abubakar Matdoan, tim advokasi darai pasangan calon bupati nomor 4 itu melaporkan Edi Sucipto, salah satu pegawai negeri sipil yang diduga menyalahgunakan wewenang dan jabatannya sebagai pegawai negeri di kantor inpektorat.
19 PAC Tak Gubris Ancaman DPD PDIP
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada Februari 16, 2011

Terkait Membelotnya Kader-kader PDIP ke HUDANOOR
Tuban; Pasca deklarasi dukungan pada pasangan cabup-cawabup Fathul Huda-Noor Nahar Hussain (HUDANOOR) sejumlah pimpinan PAC PDIP se Kabupaten Tuban langsung dipanggil ke DPD PDIP Jawa Timur untuk diklarifikasi. Pada awalnya sebanyak 33 pengurus PAC PDIP yang dipanggil DPD PDIP Jawa Timur. Tapi, yang memenuhi panggilan hanya dua orang, yakni, Ketua PAC PDIP Singgahan, Mahfudz dan Bendahara PAC PDIP Jatirogo Sandy.
Menurut Mahfud, dalam surat udangan yang disampaikan kepadanya itu berisi koordinasi pemenangan Pemilukada Tuban. Namun, kenyataannya dalam rapat koordinasi itu pihaknya diminta untuk mencabut dukungan kepada pasangan HUDANOOR. “Saya tidak mau mencabut dan siap menerima sanksi meski sebetulnya DPD PDIP memberikan waktu dua hari,” terang Mahfudz.
Foto Kemeriahan Kampenye HUDANOOR di Lapangan Lajo Singgahan
Ditulis ahmadmustofa di Berita NU / PKB, Berita Tuban pada Februari 15, 2011
Tuban; Kampanye perdana pemilukada Tuban 2011 yang diawali oleh kampanye pasangan HUDANOOR yang dilaksanakan di lapangan Lajo Kidul Kecematan Singgahan Kabupaten Tuban pada tanggal 13 Februari 2011 kemarin lusa sungguh sangat meriah. Kampanye tersebut diperkirakan dihadiri mapir dua puluh ribuan pendukung dan konstituen yang simpati pada pasangan cabup – cawabup ini.
Kemeriahan kampanye tersbeut bisa disaksikan dalam rekaman gambar-gambar di bawah ini.
Belasan ribu masa tidak menghiraukan teriknya matahari, mereka rela berdesakan untuk menyaksikan kampanye perdana HUDANOOR
Detik – detik Menegangkan Siapnya KH. Fathul Huda Jadi Cabup Tuban 2011
Ditulis khozanah di Berita NU / PKB, Berita Tuban pada Februari 15, 2011
Dituturkan oleh : Ir.H.Noor Nahar Husin, M,Si (CAWABUP TUBAN)
Sejak lima tahun lalu, Pak Huda selalu menolak untuk dicalonkan menjadi bupati Tuban. Saya ditugasi PKB untuk mendesak agar Pak Huda mau dicalonkan, namun rayuan saya selalu ditolaknya. Menjelang diadakannya Pemilukada Tuban tahun 2011, niat untuk mencalonkan Pak Huda timbul kembali. Karena waktu sudah mendesak, maka diadakan pertemuan seluruh kiai dari unsur PKB dan NU, di rumah saya. Kita harus punya calon dari unsur NU untuk maju dalam Pemilukada 2011, dan harapan para kiai untuk mencalonkan Pak Huda belum bisa terlaksana.
Karena Pak Huda belum bersedia, akhirnya saya diputuskan menjadi calon dari NU dan PKB untuk maju. Dengan sangat berat, saya menerima amanat itu. Tapi sebelum saya menerima, saya nyatakan kalau sewaktu-waktu Pak Huda mau, bahkan pada detik-detik terakhir nanti Pak Huda kerso maju atau bersedia dicalonkan, maka saya akan geser atau mundur menjadi calon.
Bermula dari Sebuah SMS dari Tanah Suci Makkah
Ditulis khozanah di Berita NU / PKB, Berita Tuban pada Februari 15, 2011
Mematuhi Fatwa Kiai, Melaksanakan Perintah Allah SWT
Berikut ini adalah sepenggal cerita di balik majunya Bapak KH. Fathul Huda dalam pencalonan maju di Pemilukada Tuban 2011. Sebagaimana dituturkan sendiri oleh beliau.
Sebelum membaca cerita di bawah ini perlu diketahui bahwa pada awalnya beliau selalu menolak untuk dicalonkan oleh beberapa partai politik di Tuban untuk maju dalam Pemilukada Tuban 2011. Walaupun banyak sekali tokoh-tokoh lokal dan nasional yang mendorongnya untuk maju.
KETIKA itu saya dan istri masih berada di Tanah Suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji. Seluruh proses ibadah haji memang sudah kami lakukan, yang menurut syariat hukumnya sudah sah. Kemudian masih tinggal beberapa hari di Makkah menjelang ziarah ke Madinah. Saat itulah sebuah SMS masuk ke HP saya yang isinya, “Pak Huda harus pulang ke Tuban sebelum tanggal 30 November 2010, karena masyarakat Tuban sudah menunggu kedatangan Pak Huda. Ini sifatnya LABUDDA (tidak boleh tidak), karena batas akhir pendaftaran calon bupati adalah 30 November 2010.”
Dukung HUDANOOR, 2 Fungsionaris PDIP Dipecat
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada Februari 15, 2011

TUBAN; Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Tuban tampaknya tidak ingin ancamannya terhadap pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) hanya dianggap gertak sambal. Minggu (13/2), dua fungsionaris PAC PDIP yang disinyalir menjadi otak pembelotan sejumlah PAC resmi dikeluarkan dari struktur maupun keanggotaan partai berlambang banteng mulut putih itu.
M. Mahfudz, SH, Ketua PAC PDIP Kecamatan Singgahan dan Sandi, Bendahara PAC Kecamatan Jatirogo, dinyatakan sudah tidak lagi menduduki jabatan masing-masing, sekaligus tidak berhak lagi menggunakan atribut PDIP maupun mengatasnamakan PDIP dalam semua kegiatannya.
Luar Biasa, Kampanye HUDANOOR Dihadiri Belasan Ribu Pendukungnya
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada Februari 14, 2011
Belasan ribu warga dan simpatisan HUDANOOR ‘tumplek blek’ membanjiri lapangan Desa Lajukidul, Kecamatan Singgahan. Warga yang datang dari wilayah Tuban selatan (Soko, Parengan, Singgahan, Bangilan, Senori, Jatirogo dan Kenduruhan) itu memberikan dukungan penuh untuk memenangkan pasangan HUDANOOR.
Sejak awal mereka selalu mengelu-elukan pasangan yang dianggap mampu membawa Tuban lebih baik itu. Meski terik matahari menyengat, mereka tak beranjak dari lokasi kampanye. Apalagi, sesekali mereka dihibur dengan lantunan suara emas Gita KDI yang merupakan kader PKB.
Diperkirakan lebih dari 10 ribu massa dan simpatisan HUDANOOR memadati lapangan Lajukidul untuk menyaksikan dari dekat sosok pasangan yang menjadi idola mereka.
Anggota Dewan Walkout saat Visi Misi Cabup Tuban
Ditulis khozanah di Berita Tuban pada Februari 13, 2011
Tuban (beritajatim.com) – Tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Tuban sudah berjalan. Hari ini semua calon bupati dan calon wakil bupati yang telah ditetapkan mengikuti penyampaian visi dan misi yang berlangsung di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Tuban.
Berdasarkan pantuan beritajatim.com, rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Tuban dengan agenda penyampaian visi dan misi cabup-cawabup itu, Sabtu (12/02/2011), diwarnai kegaduhan. Ada pula aksi walkout yang dilakukan oleh para anggota dewan.


