Posts Tagged Bupati Tuban

Dihadiri Tiga Ribuan Pendukung, Kampanye Heany Ricuh

Tuban;Pelaksanaan kampaye calon Bupati Kristiawan dengan calon Wakil Bupati Haeny Relawati, dengan mendatangkan orkes melayu Monata diwarnai aksi tawuran oleh dua kelompak pemuda yang sedang berjoget, Jumat (18/02/2011).

Berdasarkan pantuan wartawan kami, kampanye ini dihadiri tiga ribua-an pendukung. Dalam kampanye di lapangan Desa Bogorrejo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, pasangan nomor urut 2 itu awalnya berlangsung lancar.

Namun saat para artis dari Monata dan juga Rena KDI mulai beraksi, ribuan penonton yang hadir dalam kampanye terbuka tersebut langsung joget dengan alunan musik dangdut.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , , ,

Tinggalkan komentar

Pilkada Tuban Digelar Awal Maret

TUBAN – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) Tuban ditetapkan 1 Maret 2011. Penetapan itu dilakukan usai KPUK Tuban menggelar rapat pleno internal.

Ketua KPUK Tuban, Soemito Karmani mengungkapkan, tahapan pilkada akan segera dimulai. Mulai Senin (9/8) depan, KPUK melakukan penjaringan anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Tahapan penjaringan PPK ini di antaranya pendaftaran, seleksi administrasi, tes tulis, dan wawancara. ”Dan yang paling penting, calon peserta harus membuat surat penyataan selama 5 tahun terakhir tidak menjadi anggota partai politik,” tegasnya.

Setelah tahapan itu rampung, tuturnya, akan dilanjutkan tahapan penjaringan PPS (panitia pemungutan suara) di tingkat desa. Tahapan selanjutnya yang akan dilakukan mulai November mendatang adalah pemutakhiran data pemilih. ”Setelah itu, baru pendaftaran pencalonan yang rencananya dimulai akhir Oktober hingga awal November mendatang,” kata mantan kepala Bawasda Tuban itu.

Sementara, kampanye pasangan cabup-cawabup direncanakan Februari 2011. Ketika ditanya secara detail tahapan-tahapan tersebut, dia menyebutkan. ”Sementara itu dulu,” tuturnya.

KPUK Tuban sampai saat ini masih terus melakukan persiapan untuk pelaksanaan pilkada tersebut. (zak/wid)
(dikutip dari Radar Bojonegoro, 7 Agustus 2010).

, , , ,

46 Komentar

Diguyur Hujan 2 Hari, Palang Direndam Banjir Bandang

Tuban – Hujan mengguyur selama hampir 2 hari mengakibatkan banjir bandang di wilayah Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Ratusan rumah dan lahan persawahan terendam air setinggi lutut orang dewasa, Rabu (28/7/2010).

Baca entri selengkapnya »

, , , ,

Tinggalkan komentar

Sekitar 90 Rumah di Tuban Terendam Banjir

Rabu, 28 Juli 2010 | 17:54 WIB
Besar Kecil Normal
TEMPO Interaktif, Tuban – Sekitar 90 rumah dan belasan hektare tanaman padi di Kecamatan Palang, Tuban, Jawa Timur, diterjang banjir bandang, Rabu (28/7). Air berasal dari hujan yang turun berturut-turut empat hari terakhir.

Baca entri selengkapnya »

, , ,

Tinggalkan komentar

Ratusan Rumah Terendam – Ketua BPBD Mengaku Belum Mengetahui

Tuban, Bhirawa
Selama dua hari hujan mengguyur sebagian besar wilayah Kab Tuban, mengakibatkan banjir bandang di wilayah Kec Palang, Kab Tuban. Ratusan rumah dan lahan persawahan terendam air setinggi lutut orang dewasa.
Genangan air bercampur tanah itu, menerjang dari arah Lereng Bukit Layut dan hutan jati Pakah yang sudah gundul, ke permukiman penduduk Dusun Barneo, Desa Palang, Kec Palang. Tak ada korban meninggal dalam peristiwa yang berlangsung sejak kemarin Selasa (27/7) malam. Air sempat menyusut namun pada Rabu (28/7), air kembali datang bersamaan hujan deras dinihari tadi.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , ,

Tinggalkan komentar

“Tender-tenderan”

Oleh : Khozanah Hidayati (Anggota FPKB DPRD Tuban)

Tuban, 10 Juni 2010

Saat ada kasus “pengancaman” sesama peserta tender dengan memggunakan pistol saat lelang pekerjaan proyek fisik SD dan SMP di Dinas Pendidikan Tuban, akhir Mei 2010 lalu (berita Radar Bojonegoro 25 Mei 2010) saya jadi teringat akan kisah dari seorang teman bahwa di suatu negeri Antahberanta, Kabupaten Ngastina tender suatu pekerjaan atau pengadaan barang dan jasa hanyalah “tender-tenderan” yang tujuannya hanya memenuhi atau memenuhi syarat legal formal belaka alias mengelabuhi peraturan yang ada. Sehingga diatas kertas seolah-olah setiap pelelangan pekerjaan pengadaan barang dan jasa telah berlangsung sesuai peraturan yang ada, namun kenyataan yg terjadi adalah sebaliknya.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

3 Komentar

Mengkritisi Politik Dinasti Dalam Pemilukada

Oleh : Khozanah Hidayati (Anggota FPKB DPRD Tuban)

Tuban,  2 Juni 2010

Politik dinasti ala jaman kerajaan dahulu sudah mengejala dalam pemilihan kepala daerah (pemilukada) di berbagai daerah di Indonesia, maupun juga di Jawa Timur. Para kandidat pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah memiliki hubungan keluarga dan mereka pun bersaing untuk meraih dukungan masyarakat. Saat kepala daerah petahana (incumbent) tidak bisa lagi ”masuk arena” karena sudah dua periode menjabat, maka para istri, anak atau adik yang naik pentas.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , , , , , , , , , ,

5 Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.