Posts Tagged suara rakyat Tuban

Ratusan Rumah Terendam – Ketua BPBD Mengaku Belum Mengetahui

Tuban, Bhirawa
Selama dua hari hujan mengguyur sebagian besar wilayah Kab Tuban, mengakibatkan banjir bandang di wilayah Kec Palang, Kab Tuban. Ratusan rumah dan lahan persawahan terendam air setinggi lutut orang dewasa.
Genangan air bercampur tanah itu, menerjang dari arah Lereng Bukit Layut dan hutan jati Pakah yang sudah gundul, ke permukiman penduduk Dusun Barneo, Desa Palang, Kec Palang. Tak ada korban meninggal dalam peristiwa yang berlangsung sejak kemarin Selasa (27/7) malam. Air sempat menyusut namun pada Rabu (28/7), air kembali datang bersamaan hujan deras dinihari tadi.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , ,

Tinggalkan komentar

Balon Independen Terancam Ditolak – Jika Dukungan Tak Merata di 11 Kecamatan

TUBAN – Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya Peraturan KPU No 13 Tahun 2010 atas perubahan Peraturan KPU No 68 Tahun 2009 diterima KPUK Tuban. Kini penyelenggara pilkada ini mempunyai acuan untuk membuat agenda dan aturan tahapan Pilkada Tuban 2011.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , ,

Tinggalkan komentar

Stop Ledakan Tabung Gas LPG !

Oleh : Khozanah Hidayati
Tanggal 20 Juli 2010

Program konversi energi dari minyak tanah ke gas LPG semestinya menjadi solusi pengurangan beban subsidi pemerintah yang sangat bagus, sehingga dengan program tersebut akan didapatkan penghematan anggaran pemerintah yang sangat signifikan, selain itu juga menambahkan kemudahan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan energi untuk urusan dapurnya. Namun sungguh ironis hampir setiap hari kita menyaksikan di TV terjadinya kebakaran akibat tabung gas LPG yang meledak, yang kian hari korbannya kian bertambah. Dan jumlah korbannya menurut sumber Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) adalah sampai Juni 2010 terjadi 33 kasus, 8 orang meninggal dan 44 orang luka-luka. Tahun 2009 terjadi 30 kasus, 12 orang meninggal dan 48 oarng luka-luka. Tahun 2008 terjadi 27 kasus, 2 orang meninggal dan 35 oarng luka-luka. Dan tahun 2007 saat program konversi energi ini dimulai terjadi 5 kasus dan mengakibatkan 4 orang luka-luka.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , , , , , , , , , , , , ,

2 Komentar

“Tender-tenderan”

Oleh : Khozanah Hidayati (Anggota FPKB DPRD Tuban)

Tuban, 10 Juni 2010

Saat ada kasus “pengancaman” sesama peserta tender dengan memggunakan pistol saat lelang pekerjaan proyek fisik SD dan SMP di Dinas Pendidikan Tuban, akhir Mei 2010 lalu (berita Radar Bojonegoro 25 Mei 2010) saya jadi teringat akan kisah dari seorang teman bahwa di suatu negeri Antahberanta, Kabupaten Ngastina tender suatu pekerjaan atau pengadaan barang dan jasa hanyalah “tender-tenderan” yang tujuannya hanya memenuhi atau memenuhi syarat legal formal belaka alias mengelabuhi peraturan yang ada. Sehingga diatas kertas seolah-olah setiap pelelangan pekerjaan pengadaan barang dan jasa telah berlangsung sesuai peraturan yang ada, namun kenyataan yg terjadi adalah sebaliknya.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

3 Komentar

Mengkritisi Politik Dinasti Dalam Pemilukada

Oleh : Khozanah Hidayati (Anggota FPKB DPRD Tuban)

Tuban,  2 Juni 2010

Politik dinasti ala jaman kerajaan dahulu sudah mengejala dalam pemilihan kepala daerah (pemilukada) di berbagai daerah di Indonesia, maupun juga di Jawa Timur. Para kandidat pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah memiliki hubungan keluarga dan mereka pun bersaing untuk meraih dukungan masyarakat. Saat kepala daerah petahana (incumbent) tidak bisa lagi ”masuk arena” karena sudah dua periode menjabat, maka para istri, anak atau adik yang naik pentas.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , , , , , , , , , ,

4 Komentar

Bakal Calon Independen Bermunculan

TUBAN – Pasangan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) dari jalur independen mulai bermunculan menjelang Pilkada Tuban 2011. Sekarang ini, setidaknya ada empat pasangan calon dari jalur nonpartai yang memproklamasikan diri siap bertarung dalam pesta demokrasi perebutkan kursi bupati dan wakil bupati Tuban tersebut.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , , , , , , , , ,

2 Komentar

Bantah Motdin Hadiah dari Bupati

TUBAN – Pemkab Tuban membantah pengadaan motor dinas (motdin) untuk 25 anggota DPRD setempat adalah hadiah dari bupati.

Kabag Humas dan Media Pemkab Tuban, Joni Martoyo menegaskan, pengadaan motor pelat merah tersebut sudah masuk APBD 2010 dan dibahas dalam rapat banggar DPRD dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) pada 10 Maret lalu. Dikatakan dia, status motdin tersebut adalah pinjam pakai. ”Karena status pinjam pakai, maka anggota dewan mengajukan permohonan,” katanya.

Awalnya, kata Joni, ada 26 anggota dewan yang mengajukan pinjam pakai motdin. Namun, kini hanya 25 anggota dewan, dikarenakan satu wakil rakyat tak jadi meminjam. Sedangkan anggota dewan yang belum melakukan permohonan pinjam pakai, lanjutnya, bisa untuk mengajukan. Prosedurnya disampaikan kepada sekretaris DPRD setempat. ”Jadi, silahkan kalau mau mengajukan,” tutur mantan camat Jenu itu.

Diberitakan sebelumnya, dalam APBD tahun ini Pemkab Tuban menganggarkan Rp 405 juta untuk pengadaan motdin bagi 25 anggota dewan. Calon penerima motdin anyar tersebut adalah anggota dewan yang masuk dalam koalisi fraksi pendukung eksekutif. Yakni, Fraksi Golkar Bersatu, Fraksi Amanat Bulan Bintang, Fraksi Demokrat, dan Fraksi Persatuan Pembangunan. Sementara anggota FKB, FPDIP, dan FGerindra tak mendapatkan motdin anyar. Alasannya, mereka tak mengajukan peminjaman motdin.

Kebijakan tersebut membuat tiga fraksi oposisi berang. Mereka menuding pengadaan motdin tersebut adalah hadiah dari bupati Haeny Relawati. Pasalnya, versi ketiga fraksi tersebut, dalam RAPBD 2010 tak dianggarkan untuk pengadaan motdin, bahkan tak pernah ada pembahasan itu. Selain itu, pihak pemkab tak pernah meminta anggota dewan untuk mengajukan motdin baru. (zak/wid) (Dikutip dari Radar Bojonegoro 23 Juli 2010)

, , , , , ,

Tinggalkan komentar

Tim Audit Korupsi Unirow Kembali Turun

TUBAN – Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jatim kemarin (20/7) kembali turun ke Tuban. Mereka ingin mengambil data tambahan terkait audit dokumen keuangan Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban. Audit tersebut terkait pengitungan besarnya kerugian negara dalam kasus korupsi dana beasiswa di kampus yang ada di Jalan Manunggal tersebut.

Baca entri selengkapnya »

, , ,

Tinggalkan komentar

Warga Terus Lancarkan Protes

TUBAN – Sebagian Desa Karangagung, Kecamatan Palang, terus memrotes relokasi Pasar Karangagung. Mereka kini melampiaskan protes itu dengan menempelkan lembaran di pintu masuk. Bunyinya, Daripada ramai, Pasar Nggak Usah Dipindah.

”Ini sebagai bentuk pelampiasan kami atas kebijakan pemkab yang menelikung perangkat desa,” kata Masroin, salah satu anggota BPD Karangagung ketika dikonfirmasi via ponselnya kemarin (20/7).

Baca entri selengkapnya »

, , , ,

Tinggalkan komentar

Difasilitasi Komisi A, Gemmbel Tetap Tolak Perluasan PT SG

Tuban, Bhirawa
Meskipun dijanjikan akan diberi bantuan sosial dan pelatihan kewirausahaan oleh PT Semen Gresik Tbk (PT SG), namun Gerakan Masyarakat Bancang Becok Bribin Tegal Pelem Karangrejo Peduli Lingkungan (Gemmbbel) Tuban tetap melakukan penolakan terhadap rencana perluasan lahan tambang PT SG.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , ,

Tinggalkan komentar

Gembbbel Ngotot Tolak Perluasan Tambang SG

TUBAN – Hearing yang digelar Komisi A DPRD Tuban dengan pihak-pihak yang terkait perluasan lahan tambang Semen Gresik kemarin (19/7) belum menemui titik temu.

Hearing tersebut menghadirkan perwakilan dari SG, Perhutani, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pertambangan dan Energi, serta perwakilan warga yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Bancang, Becok, Birbin, Tegal Pelem dan Karangrejo Peduli Lingkungan (Gembbbel).

Baca entri selengkapnya »

, , , ,

Tinggalkan komentar

FKB dan FGerindra Tak Terima LPKJ 2009 – Lima Fraksi Lainnya Menerima

TUBAN – Rapat paripurna DPRD Tuban dengan agenda kesimpulan badan anggaran (banggar), padangan akhir (PA) fraksi-fraksi, dan nota persetujuan LKJP 2009 dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD di gedung DPRD Tuban, berlangsung layaknya taman kanak-kanak (TK).

Pemicunya, Rahmat, juru bicara dari Fraksi Gerindra, membacakan PA fraksi dengan nada layaknya anak-anak TK saat membaca. Sikap ini membuat hampir seluruh anggota dewan, undangan, serta tamu, termasuk bupati dan kepala satuan kerja, tertawa ramai.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , ,

1 Komentar

Asal Figur Penuhi Kriteria – NU Siap Koalisi dengan Muhammadiyah

TUBAN-Ketua DPC PKB Tuban Noor Nahar Husein mengatakan, partinya sangat terbuka untuk mengusung calon yang diusulkan Muhammadiyah untuk berdampingan dengan calon dari Nahdlatul Ulama (NU). ”Kita well come saja. Namun, kita lihat dulu figurnya,” tandas dia. Diterangkan Noor Nahar, kalau Muhammadiyah bermaksud koalisi terbuka dengan nahdliyin, maka figur yang diusung harus memenuhi tiga kriteria. Pertama, figur tersebut harus memiliki visi yang sama dengan partainya untuk mensejahterakan rakyat. Dua kriteria lain, figur tersebut harus memiliki kapabilitas diterima umat dan memiliki kans atau peluang dipilih. Ditanya nama Nurul Yaqin, figur yang diwacanakan Ketua PD Muhammadiyah Tuban, Masduki untuk mendampingi calon dari NU, Noor Nahar tak mau mengomentari. ”Ya kita lihat dulu aspirasi masyarakat,” tegas mantan ketua PCNU Tuban ini. Noor Nahar lebih lanjut mengatakan, dalam pilkada, figur yang dicalonkan memegang peran penting, persentasenya sekitar 60 persen. Selebihnya, 40 persen partai pendukung.

Baca entri selengkapnya »

, , , , ,

Tinggalkan komentar

Ketua Dewan Berlakukan Tatib dan Kode Etik DPRD – Meski Tiga Fraksi Anggap Tak Sah

TUBAN-Meski saat diparpurnakan tatib dank kode etik pada akhir bulan lalu terjadi polemik, namun kini ketua DPRD Tuban, Kristiawan tetap menjalankan tatib dank ode etik tersebut.

”Tatib dan kota etik tetap sah, dan sudah kita gunakan setiap hari,” jawab Kristiawa ketika dihubungi via ponselnya. Secara detail, Kristiawan belum bisa menjelaskan terkait tatib dan kode etik tersebut.

Baca entri selengkapnya »

, , , , ,

1 Komentar

Muhammadiyah Siap Dampingi NU

TUBAN – Wacana munculnya kader yang merepresentasikan Nahdlatul Ulama (NU) dalam pencalonan Bupati Tuban 2011-2016 mendapat angin dari Muhammadiyah.

Ketua PD Muhammadiyah Tuban, Masduqi mengatakan, kader ormasnya siap mendampingi calon dari NU. ”Kalau perlu Anda yang menjembatani ini (koalisi),” tandas dia saat dikonfirmasi wartawan koran ini di rumahnya, Kutorejo III, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , ,

Tinggalkan komentar

Mulai Politisi, Birokrat, Akademisi, Ormas Hingga Kontraktor Siap Maju

Melihat Kasak-Kusuk Jelang Pemilukada Tuban

kabupaten Tuban, Bhirawa
Menjelang Pemilukada di kabupaten Tuban pada awal tahun 2011, sejumlah kalangan mulai mulai ‘kasak-kusuk’ membahas figur-figur yang akan berebut kursi Bupati Tuban dalam kontestasi Pemilukada Tuban 2011 mendatang.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , ,

Tinggalkan komentar

Kompleks Kantor Pemkab Tuban Terbakar – Polres Tunggu Labfor Datang Ke TKP

Tuban (beritajatim.com) – Walaupun penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran hingga kini masih terus dilakukan, tetapi pihak penyidik Polres Tuban tetap menunggu kedatangan tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Surabaya.

Kedatangan Labfor yang bermarkas di Mapolda Jatim Jl A Yani Kota Surabaya itu diharapkan bisa menguak penyebab kebakaran yang terjadi dan telah neggegerkan warga Kota Tuak, Senin (12/7/2010) sekitar pukul 09.15 WIB.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , ,

Tinggalkan komentar

Kompleks Kantor Pemkab Tuban Terbakar – Ketakutan, 600 Siswa SD Dipulangkan Paksa

Tuban (beritajatim.com) – Kebakaran yang menghanguskan gedung penyimpanan barang di Kantor Kesatuan Bangsa, Perlindungan Masyarakat dan Politik (Kesbanglinmaspol) benar-benar menyusahkan banyak pihak.

Termasuk sekitar 600 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kompleks Kutorejo (1 dan 2) yang gedung tempat belajarnya bersebelahan, atau tepatnya dibelakang gedung yang terbakar.

Baca entri selengkapnya »

, , , , ,

Tinggalkan komentar

Kompleks Kantor Pemkab Tuban Terbakar – Kerugian Ditaksir Sekitar Rp 800 Juta

Tuban (beritajatim.com) – Hingga kini, penyidik dari Polres Tuban masih terus menyelidiki kebakaran yang terjadi di gudang penyimpanan barang milik Kantor Kesatuan Bangsa, Perlindungan Masyarakat dan Politik (Kesbanglinmaspol).

Baca entri selengkapnya »

, , , , ,

Tinggalkan komentar

Kompleks Pemkab Tuban Terbakar

Tuban (beritajatim.com) – Masyarakat Kota Tuban, sekitar pukul 09.15 WIB pagi tadi digegerkan dengan terbakarnya Kantor Pemkab Tuban. Tepatnya di gudang penyimpanan alat-alat penanganan bencana kompleks kantor pemkab di Jl Kartini Kota Tuban, Senin (12/7/2010).

Data yang dihimpun beritajatim.com di lapangan menyebutkan, jika kejadian pertama kali diketahui oleh Darkun, salah satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Tuban.

Baca entri selengkapnya »

, , , ,

Tinggalkan komentar

Gudang Milik Pemkab Tuban Ludes Dilalap Api

Tuban – Gudang Pemkab Tuban ludes terbakar. Diduga kuat amuk si jago merah akibat konsleting arus pendek listrik, Senin (12/7/2010) siang.

Sebanyak 5 unit perahu karet untuk penggulangan bencana banjir dan mesin tempel untuk perahu juga hangus dilalap jago merah. Petugas hanya berhasil menyelamatkan 1 perahu.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , ,

Tinggalkan komentar

Minta Paripurna Diulang

TUBAN – Polemik penetapan tatib dan kode etik DPRD Tuban yang berakhir geger terus berbuntut. Para wakil ketua DPRD setempat tetap berharap agar dilakukan paripurna ulang.

”Ini harus diulang karena melanggar pasal 86 PP Nomor 16/2010,” tegas wakil ketua DPRD dari PDIP, Go Tjong Ping alias Teguh Prabowo.

Baca entri selengkapnya »

, , , , ,

Tinggalkan komentar

FKB Tuding Ada Ketidakberesan LHP

TUBAN – Fraksi PKB DPRD Tuban menuding pimpinan DPRD mengolor-olor pembahasan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pasalnya, penyerahan LHP dari pimpinan dewan ke anggota dewan lamban.

Baca entri selengkapnya »

, , , ,

Tinggalkan komentar

PTUN Perintahkan Bupati Tuban Batalkan SK Penetapan CPNS

TUBAN – Peserta seleksi calon pegawai sipil (CPNS) Tuban 2009 yang dinyatakan lulus versi pengumuman Lembaga Managemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LM FE-UI) kembali di atas angin. Ini setelah putusan tahap kedua majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya yang diketuai Buntar Kristanto beranggotakan Indiardi dan Kusnan kemarin (28/6) kembali memenangkan mereka.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , ,

1 Komentar

Ketua Komisi A Dimosi tak Percaya

GEGERAN para anggota dewan tak hanya terjadi di rapat paripurna. Di internal komisi A, konflik juga muncul. Tubuh anggota komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan ini menyatakan mosi tidak percaya kepada Ketua Komisi A Agung Supriyanto.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , ,

Tinggalkan komentar

Demo Gembbbel Berakhir Ricuh

TUBAN – Demo Gerakan Masyarakat Bancang, Becok, Birbin, Tegal Pelem dan Karangrejo Peduli Lingkungan (Gembbbel) di gedung DPRD Tuban kemarin (24/6) berakhir ricuh. Polisi dan massa pendemo terlibat saling dorong di sekitar jalan bundaran patung Letda Soetjipto.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , ,

Tinggalkan komentar

Lintas Fraksi Dukung Komisi C

TUBAN – Dugaan pelecehan yang dilakukan kepala UPTD Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Palang, M. Sholeh terhadap Komisi C membuat sejumlah fraksi di DPRD Tuban meradang. Pasalnya, jika memang Sholeh benar melakukan hal itu, maka anggota dewan merasa tidak ada harga dirinya.

”Kami atas nama Fraksi Gerindra sangat menyayangkan sikap arogan kepala UPTD Palang. Sebagai seorang pendidik, mestinya tidak pantas mengatakan hal demikian,” tegas juru bicara Fraksi Gerindra, Tri Astuti kepada Radar Bojonegoro, kemarin.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , , ,

Tinggalkan komentar

Disdikpora Tunggu Hasil Verifikasi

TUBAN – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tuban tak mau gegabah dalam mengambil sikap terkait dugaan pungutan di SDN Sidorejo III Kecamatan Tuban dan SDN Hargoretno I Kecamatan Kerek.

Plt Kepala Disdikpora Sutrisno mengungkapkan, pihaknya masih menunggu hasil verifikasi tim yang telah diterjunkan usai mendapatkan informasi adanya dugaan pungutan tersebut. Namun, karena kemarin hari libur, lanjut Sutrisno, dirinya belum mengetahui hasil verifikasi staf yang terjunkan tersebut. ”Mungkin Senin (hari ini, Red) baru diketahui hasilnya,” kata dia.

Dalam penanganan masalah tersebut, kata Sutrisno, selain melakukan klarifikasi sekolah yang bersangkutan, pihaknya juga melakukan pengecekan kebenaran informasi kepada kepala UPTD Tuban dan Kerek.

Sementara itu, sebagian wali murid SDN Hargoretno I Kecamatan Kerek berharap uang pungutan Rp 90 ribu itu segera dikembalikan. Pasalnya, ketika itu tidak dikembalikan akan menjadi beban wali murid yang tidak mampu. ”Saya bersama Sutik, Darmaji, dan Darwan kembali mengaku ke DPRD, agar uang itu segera dikembalikan,” ujar Raekan, salah satu wali murid ketika dihubungi via ponselnya, kemarin.

Keluhan pungutan yang dibebankan kepada wali murid juga terjadi di SDN Sidorejo III Kecamatan Tuban. Sebagian wali murid mengeluh tarikan Rp 40 ribu guna pembelian komputer sekolah yang rusak. Padahal, sesuai dengan PP Nomor 48/2008, itu masuk kategori investasi yang sudah ditanggung pemerintah. (zak/wid)

(Dikutip dari Radar Bojonegoro, 21 Juni 2010)

, ,

Tinggalkan komentar

Komisi C Wadul Komisi A – Merasa Dilecehkan Kepala UPTD Palang

TUBAN – Diduga gara-gara tak diberi pelayanan secara “manusiawi” oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan, Pemuda dan Olaharaga Kecamatan Palang, M. Sholeh, pimpinan komisi C DPRD Tuban meradang. Mereka pun kemarin (16/6) wadul kepada komisi A DPRD setempat.

Pimpinan komisi C minta agar komisi A segera menindaklanjuti indikasi “pelecehan”

Baca entri selengkapnya »

, , , , ,

Tinggalkan komentar

Saksi Ahli Nilai Langkah Bupati sesuai Prosedur

TUBAN – Polemik terkait kontroversi pengumuman hasil tes CPNS Pemkab Tuban 2009 masih berlanjut di meja hijau. Jika gugatan pertama peserta CPNS yang merasa dirugikan sudah pada putusan majelis hakim PTUN Surabaya, maka gugatan kedua di pengadilan yang sama masih menghadirkan tiga saksi ahli untuk pembuktian.

Dalam sidang lanjutan di PTUN Surabaya Senin (7/6) sore lalu, pihak tergugat menghadirkan saksi ahli Philipus M Hadjon, ahli hukum tata negara dari Universitas Trisakti Jakarta. Penasihat hukum Pemkab Tuban Arif Handoyo kemarin (8/6) menyampaikan keterangan yang disampaikan guru besar dari Fakultas Hukum Universitas Trisakti tersebut. Menurut dia, Philipus menyatakan bahwa semua yang telah dilakukan pemkab dalam hal ini bupati sudah sah dan sesuai prosedur. Philipus berpendapat PTUN itu tidak berwenang menilai pedoman. PTUN hanya berwenang memeriksa obyek sengketa terkait legalitas, kewenangan, dan prosedur. ”Keputusan bupati bersifat deklaratif, yaitu mengesahkan dan mengumumkan hasil kerja panitia,” kata Arif mengutip pernyataan saksi ahli.

Baca entri selengkapnya »

, , , , ,

Tinggalkan komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.