Keprihatinanku Tentang Air Untuk Masyarakat Tuban Pegunungan

Khozanah Hidayati (Ana Ridwan)

Khozanah Hidayati (Ana Ridwan)

Beberapa saat yang lalu saat melakukan “TURBA” ke desa-desa di kecamatan Montong dan Kerak, kudapatkan betapa sengsaranya masyarakat pedesaan di daerah pegunungan saat musim kemarau, mereka sulit sekali mendapatkan air. Karena tidak adanya sumur. Keperluan mereka akan air hanya disuplai menggunakan mobil-mobil tanki air dalam jumlah yang terbatas.

Padahal mestinya di daerah-daerah tersebut bisa diadakan sumur-sumur artesis (sumur dalam), tapi tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit. Kalau Pemda Tuban lebih sedikit kreatif, mestinya mereka bisa menjalin kerja sama dengan Pertamina atau Dirjen Migas untuk meminta data-data lokasi sumber air dalam yang tentunya meraka sudah mempunyainya, karena mereka pernah melakukan “Survey seismic 3D” untuk keperluan ekploitasi migas.

Terus dananya untuk membuat sumur-sumur artesis tersebut tentunya tidak murahkan? Memang harga sebuah Sumur Dalam (Sumur Artesis) tentu tidak murah, namun saya yakin Pemda Tuban bisa mengalokasikan anggaran untuk itu, dengan cara melakukan pengelolaan anggaran yang effisien dengan cara mengadakan tender-tender yang transparan dan fair. Dari tender-tender yang transparan dan fair tersebut tentunya tidak akan ada lagi biaya fee untuk orang-orang tertentu, sehingga harga suatu tender bisa dihemat sampai dengan 30% – 35% dari harga plafon.

Dari sini bisa didapatkan kelebihan anggaran yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk pengadaan sumur Dalam untuk masyarakat pegunungan. Atau Pemda Tuban bisa meminta kepada perusahaan-perusahaan besar yanga da di Tuban seperti Petrochina, Pertamina, TPPI, Semen Gresik, dll membantu ke masyarakat Tuban lewat program CSR (Company Sosial Responsibility) – nya. Sehingga dengan adanya pemenuhan kebutuhan air sehari-hari masyarakat pegunungan, bisa diharapkan tingkat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Semoga saja nanti saya bisa menempatkan program ini di program kerja yang saya perjuangkan di DPRD Tuban (Ana Ridwan)

  1. #1 by soebexi on Mei 12, 2009 - 8:59 am

    Silahkan diusulkan ke Pemkab dan juga DPRD
    Tuban agar dianggarkan ke APBD ke depan dan juga disusulkan ke perusahan-perusahan besar di Tuban seperti
    Semen Gresik atau TPPI atau Petrochina untuk
    menyisihkan dana CSR nya untuk program ini.

  2. #2 by sam81 on Mei 12, 2009 - 9:04 am

    tender-tender yang transparan dan fair itulah
    harapan masyarakat Tuban semua (kebanyakan),
    karena elama ini tender2 yang ada semua sulapan dan
    kalau diaudit BPK atau BPKP sih oke-oke saja…karena memang
    mereka pintar mengakalai administrasi, padahal semua
    yang menang tender harus setor 15% – 30% ke seseorang yang sanagat berkuasa di Tuban.
    Semoga deh usul ibu ditanggapi oleh Pemkab untuk mengadakan
    tender yang transparan dan fair.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: