Ketua Umum PBNU Harus Kiai Tak Punya Syahwat Politik

Minggu, 12 Juli 2009 15:09:31 WIB
Reporter : M. Ismail

?Sidoarjo (beritajatim.com)-Ketua Umum GP Ansor H Saifullah Yusuf mengharapkan pasca-muktamar (Januari 2010) mendatang, NU menjadi ormas yang jauh dan paling tidak menghindar dari politik praktis.

“Bukan malah masuk menjadi bagian dari politik praktis. Dan politik bukan wilayah NU,” kata Gus Ipul usai menutup acara pembekalan caleg PAN se-Jatim di Hotel Utami Juanda, Minggu (12/7/2009).

Tentunya, lanjut pria yang juga wakil gubernur Jatim itu, pemegang pimpinan pusat dalam hal ini PBNU adalah kiai yang siap mengembalikan NU ke Khittah 1926.

Keponakan Gus Dur itu mempunyai kriteria untuk calon ketua umum PBNU mendatang. Di antaranya, bisa menjadi pemersatu umat dan syahwat politiknya tidak ada.

“Kalau saya sebagai kader NU menginginkan seperti KH Mustofa Bisri, KH Said Agil Siradj dan kiai lainnya yang menjadi ketua umum PBNU mendatang,” harapnya. [air/isa] (Dikutip dari beritajatim.com, tanggal 26 Juli 2009 oleh Khozanah Hidayati)

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: