Jika Keputusan MA Berlaku – Kursi Di DPRD Tuban Hanya Dipunyai Oleh 4 Partai

papa formal

Oleh : Ahmad Mustofa

Gonjang-ganjing politik akibat Keputusan MA No. 16P/HUM/2009 ini akan segera dirasakan oleh para calon legislator daerah termasuk Tuban, jika keputusan tersebut diindahkan dan diberlakukan oleh KPU / KPUK. Hal ini karena banyak calon-calon anggota DPRD Tuban terpental, karena dengan cara perhitungan baru ini, partai mereka tidak memperoleh kursi. Dan diperkirakan sekitar 20 calon anggota DPRD Tuban akan kehilangan kesempatan duduk di DPRD Tuban periode 2009 – 2014. Padahal mereka juga sudah mengukur baju seragam untuk pelatikan tanggal 24 Agustus 2009 nanti. Namun juga sebanyak 20 calon anggota dewan yang tidak terpilih berdasarkan perhitungan mengacu ke Peraturan KPU No. 15 tahun 2009 akan bagaikan mendapatkan “durian runtuh”, karena semula meraka tidak terpilih duduk di DPRD Tuban akhirnya menjadi terpilih.


Berdasarkan simulasi yang penulis buat, hanya empat partai yang akan mengirim wakilnya untuk duduk di DPRD Tuban, yaitu Partai Golkar, PKB, PDIP dan Partai Demokrat. (Ini sekali lagi hanya simulasi berdasarkan persepsi penulis terhadap Keputusan MA No. 16P/HUM/2009). Dan dari simulasi tersebut Partai Golkar akan mendapatkan tambahan kursi terbesar dan menjadi 23 kursi (semula 13 kursi), kemudian disusul Partai Demokrat dan PDIP yang masing-masing akan mendapat 9 kursi, dari semula hanya mendapatkan 5 kursi dan PKB mendapat tambahan 2 kursi menjadi 9 kursi.

Simulasi ini didasarkan, bahwa berdasarkan Keputusan MA tersebut partai-partai yang mendapatkan suara kurang dari BPP (Bilangan Pembagi Pemilih) tidak akan mendapatkan kursi walaupun suara yang didapatkan mendekati BPP. Karena suara mereka bukan merupakan suara sisa seperti diamanatkan oleh UU No.10 Tahun 2008, Pasal 212 ayat 3. Maka berdasarkan penafsiran Keputusan MA tersebut hanya partai yang memiliki suara sama atau melebihi BPP yang akan mendapatkan kursi di DPRD.

Kalau kita teliti lebih jauh, Keputusan MA ini sudah merupakan Pemilu sistem distrik, dimana partai yang menang di suatu Dapil akan memiliki semua kursi legislator yang diperebutkan, padahal sistem yang kita anut masih sistem proporsional terbuka.
namun Keputusan MA merupakan keputusan yang final dan mengikat, mau tidak mau, suka tidak suka, Keputusan MA ini harus dieksekusi dan dijalankan oleh KPU / KPUK walau apapun resikonya. (Ditulis oleh Ahmad Mustofa, tanggal 31 Juli 2009)

, ,

  1. #1 by andi on Agustus 1, 2009 - 9:58 am

    Wah bakal rame nih………..kasihan partai-partai yang kehilangan kursi….

  2. #2 by sarah on Agustus 1, 2009 - 10:02 am

    walah walah…………..yang enak Golkar dong!
    kenapa harus terjadi?

  3. #3 by Hadi Prayitno on Agustus 5, 2009 - 6:55 pm

    its so smart analysis boss…
    hanya mampu membantu doa dari jauh, semoga bermanfaat bagi perjuangan kawan-kawan di tuban baik secara organisasi maupun pribadi.

    Sukses Selalu

  4. #4 by erchi on Agustus 14, 2009 - 6:50 pm

    pak ada yang punya salinan caleg terpilih pemilu legislatif DPRD II Tuban ndak yah.. sudah saya ubek-ubek di google nggak ada juga tuh,… makasih pak

  5. #5 by khozanah on Agustus 14, 2009 - 9:09 pm

    @erchi: saya ada salinan caleg terpilih DPRD Tuban, tapi sayang alamat email Anda “bounching”, tadi saya kirimi dtanya tapi tertolak
    Suwun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: