NU Butuh Figur Melayani, Bukan Suka Wacana

Sunday, 16 August 2009 16:28
Surabaya (Ansor Online): PP Muslimat NU menduga adanya upaya mendekonstruksi terhadap peran NU menjelang Muktamar ke-32 NU di Sulsel, karena banyaknya silang pendapat di media massa.

Opini itu ada yang destruktif, netral dan konstruktif. Pihaknya berharap semua pihak mengedepankan aspek obyektivitas dalam menyikapi NU.

“Kalau saya sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU, NU dibikin heboh-heboh itu malah senang sekali. Itu berarti NU masih marketable. Kalau NU mau muktamar, semua media massa diam saja, itu yang buat saya malah sedih, karena sudah tidak ada lagi orang yang menghitung kekuatan NU,” kata Khofifah Indar Parawansa saat penutupan acara Lomba Administrasi dan Produk Unggulan Kelompok Usaha Mandiri serta Workshop Pelatihan Tutor Keaksaraan PW Muslimat NU Jatim di gedung PKK Jatim, Minggu (16/8/2009).

Menurut mantan calon gubernur Jatim ini, jika ada pihak-pihak yang tidak tahu NU agar lebih baik diam saja dan tahu diri. “Jangan membuat analisa-analisa, yang malah menggelikan bagi orang NU,” imbuhnya.

Siapa figur yang cocok memimpin NU ke depan? Dia menegaskan, NU itu berbasis grassroot (massa akar bawah). Untuk itu, diperlukan pemimpin yang memiliki kemauan dan kemampuan melayani. “Bukan figur yang pemikir dan suka berwacana. Itu karena NU bukan lembaga penelitian dan sebuah institut. Kalau ingin menjadi pemikir ada di International Conference on Islamic Scholars. Kalau ketua umum PBNU, haruslah orang yang maksimalkan fungsi pelayanan. Rakyat butuh disapa dan dilayani,” tuturnya. [bj] (Dikutip dari website anshor, tanggal 17 Agustus 2009, oleh Khozanah Hidayati).

Iklan

,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: