Kesal Nganggur, Pin Dewan Dilepas

TUBAN- Setelah dilantik Agustus lalu, anggota DPRD Tuban periode 2009-2014 hingga kini masih menganggur. Mereka datang ke kantor dewan hanya duduk, lalu ngobrol dengan sesama anggota legislatif lainnya. Saat ini, hanya anggota dewan yang tergabung dalam anggota dewan. ”Jenuh Mas gini terus, kinerja juga belum ada,” kata salah satu anggota DPRD, Sunoto kepada Radar Bojonegoro kemarin (13/10). Anggota dewan dari PDIP ini melampiaskan kekesalannya dengan memasang pin tanda anggota DPRD tidak diatas saku bagian kiri. Namun, politisi PDIP ini memasang pin di baju bagian bawah. ”Ini sebagai bentuk kekesalan kami, karena selama dua bulan belum juga ada yang dikerjakan. Terus bagaimana pertanggungjawaban kami kepada rakyat,” kata politisi asal Kerek ini.

Selain itu, sekitar 10 anggota dewan lainnya juga melampiaskan kekesalan dengan melepas pin dan meletakkan di atas meja ruang wakil ketua DPRD. ”Ini sebagai bentuk kekesalan kami karena dewan belum bisa apa-apa,”ujar Fahmi Fikroni anggota FKB yang juga ikut melepas pin.

Ketua DPRD sementara Tuban, Marwan mengatakan kinerja anggota dewan masih menunggu terbitnya perda yang mengatur tatib anggota dewan. (zak) (Dikutip dari Radar Bojonegoro, tanggal 14 Oktober 2009).

Iklan

  1. #1 by mukmin muhsin on Oktober 28, 2009 - 12:01 am

    Kalau begitu, sinisme-nya bukan hanya D3 (Datang, Duduk, Diam, tapi menjadi D4 yakni: Dongeng alias ngobrol. Na’udzu billah min dzalik. Semoga bapak-bapak dan ibu-ibu anggota Dewan khususnya dari fraksi Kebangkitan tidak demikian. Kami tahu dedikasi pak Sa’dun Naim dari Senori itu. Beliau adalah seorang guru sekolah di mana kami belajar. Selamat Pak Sa’dun Naim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: