Latah, Dewan Tuban Ajukan Angket Kasus CPNS

Tuban (beritajatim.com) – Entah latah atau ada motif lain, yang pasti anggota DPRD Tuban telah sepakat untuk mengajukan hak angket. Hak tersebut dilakukan untuk menelusuri dugaan kecurangan yang terjadi dalam rekrutmen CPNS Kabupaten Tuban tahun 2009 yang baru selesai berlangsung beberapa waktu lalu.

Walaupun terkesan latah, tetapi para anggota dewan cukup yakin kalau upaya tersebut sangat tepat untuk bisa meluruskan keruwetan yang terjadi belajangan ini. Sampai dengan Selasa (22/12/2009), sudah ada sebanyak 26 anggota dewan yang ikut menandatangani kesepakatan pengajuan hak angket ke pimpinan dewan.

Dari tujuh fraksi yang ada di DPRD Tuban, hanya Fraksi Partai Golkar (FPG) saja yang belum ikut tanda tangan. “Sampai saat ini semua anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) sudah tanda tangan. Hari ini pengajuan hak angket kita serahkan ke pimpinan dewan,” kata Ketua FKB, Imron Khudlori, kepada beritajatim.com.

Dijelaskan, pengajuan hak angket ini sebenarnya telah digagas oleh sejumlah anggota dewan sejak beberapa hari lalu. Selanjutnya, setelah ada kesepakatan akhirnya diserahkan pengajuan tersebut kepada pimpinan. “Semuanya ini kami lakukan karena sudah banyak sekali keluhan dari para peserta tes CPNS yang merasa dirugikan,” lanjutnya.

Dikatakan, kalau banyak yang mengeluh mendapat nilai terbaik seperti yang diumumkan tim seleksi dari UI (Universitas Indonesia), namun tidak diluluskan oleh panitia.

Hal senada juga dijelaskan oleh Sunoto, anggota dewan dari PDIP. Menurutnya, banyak ditemukan kabar dan bukti terkait dugaan penyelewengan rekrutmen CPNS Tuban 2009.

“Sebanyak 203 peserta yang dinyatakan lulus oleh tim penilai dari UI, tapi tidak diluluskan oleh Panitia. Padahal, dari IP (Indeks prestasi) maupun pengalaman kerja mereka juga banyak yang lebih bagus ketimbang peserta yang dinyatakan lulus,” tambahnya.

Melihat banyak keluhan itu lanjut Sunoto, kasus ini harus diusut tuntas. Selain diproses secara hukum karena sejumlah korban sudah melapor ke polisi, kasus ini juga harus diungkap secara politis melalui hak angket dewan.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Tuban, Teguh Prabowo alias Go Tjong Ping juga ikut mendukung hak angket tersebut. “Saya kasihan melihat mereka yang telah berjuang keras dan berhasil, tapi kandas begitu saja oleh kebijakan yang tidak karuan ini,” sambung Pak Ping. [dul/kun](Dikutip dari beritajatim.com)

Iklan

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: