200 CPNS Tuban Lawan Pemkab Tuban dan LMFEUI

TUBAN – Sejumlah 30 orang Calon CPNS berkumpul untuk mempersiapkan class action. Mereka difasilitasi oleh LSM Publik Crisis Center menandatangani surat kuasa pengajuan class action kepada Pengacara M. Machfudz HM, SH. M.Hum dan rekan. Rencananya mereka akan mengajukan class action pada hari Selasa Tanggal 5 Januari 2009 ke Pengadilan Negeri Tuban.

Ketua Korban Perekrutan CPNS Tuban Iwan SR mengatakan class action ini adalah upaya klarifikasi kami data yang bisa dipegang untuk menentukan CPNS yang lolos tes CPNS awal Desember lalu. Beberapa langkah untuk melakukan klarfikasi dan komunikasi ke pihak Pemkab Tuban telah kami tempuh. Komunikasi ke pemkab mendapat jawaban yang rumit dan berbelit. Untuk membuktikannya, kami menempuh jalur hukum. Demikian dikatakan Iwan SR yang mewakili 200 CPNS yang gagal masuk PNS di Kantor PCC Jalan Wahidin 33 E.

Kedua lembaga yakni Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LMFEUI) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tuban, kini sedang dipertanyakan reputasinya. Keduanya mengklaim telah professional melaksanakan tugasnya dalam merekruit CPNS. Berdasarakan klausul MoU antara LMFEUI dan Pemkab Tuban, Selain MFEUI bertugas mendampingi pemkab dalam proses recruitmen CPNS, LMFEUI bertugas mempublikasikan nilai hasil tes melalui website mereka sebagai bentuk transparansi setelah pengumuman kelulusan dilaksanakan di daerah.

Selisih data yang didapat dari hasil download di http://www.lmfeui.com sejumlah 200 orang dari yang diumumkan BKD Tuban. Beberapa hari setelah diketahui selisih data yang tersedia di http://www.lmfeui.com tidak bisa didownload lagi. Pengacara Korban CPNS Tuban M Mahfudz menghimbau kepada LMFUI untuk professional, tidak menyerahkan data hard kopi yang diuplaod melalui http://www.lmfeui.com kepada siapapun kecuali kepada pihak-pihak hukum. Karena data tersebut telah menjadi sengketa yang telah ditangani pihak kepolisian secara pidana atas laporan 10 CPNS yang gagal secara individu 2 minggu lalu. “Insya allah gugatan secara perdata akan saya layangkan hari selasa 5 Januri 2009,” kata Mahfudz yang sekaligus meminta dukungan kawan-kawan media.

Kasus serupa juga terjadi di Riau yang di tulis kawan kompasioner Faizan Dalilla . Perselisihan data antara Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LMFEUI) dan Pemprov Riau. Kasusnya sama persis yakni perselisihan data antara Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LMFEUI) dan Pemprov Riau. Waduh masak seh lembaga universitas, Universitas Indonesia lagi mau berkongkalikong dengan pihak manapun untuk KKN. Tunggu aja kelanjutan ceritannya.
(Dikutip dari Kompasiana, tanggal 2 January 2010).

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: