Panja DPR RI Tangani Kasus CPNS Tuban

TUBAN – Kasus kontroversi pengumuman hasil tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Tuban akhirnya jadi masalah nasional. Komisi II DPR RI memutuskan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dalam panitia kerja (panja). Keputusan itu disampaikan ketua komisi ini, Burhanudin, setelah hearing dengan sebelas perwakilan korban kasus kontroversi CPNS tersebut di gedung DPR RI.

”Kasus CPNS akan masuk bahasan panja selain permasalah tenaga honorer,” kata dia di hadapan mantan peserta tes CPNS Tuban dan Kediri.

Selain mereka, datang pula perwakilan tenaga honorer dari Malang. Permasalahan CPNS dan honorer menjadi agenda penting. Sejumlah menteri hadir dalam pertemuan itu. Mereka antara lain, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Men-PAN) EE Mangindaan, Menag Surya Darma Ali, dan Mendiknas M. Nuh, dan perwakilan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Menkeu dan Mendagri juga mengirimkan utusan sekelas dirjen.

Dya Candra Maulawati Sani Putranti, salah satu perwakilan mantan peserta CPNS yang dihubungi wartawan koran ini melalui ponselnya mengatakan, Panja yang terbentuk akan turun ke seluruh kabupaten di Indonesia yang memiliki permasalahan tes CPNS, termasuk Tuban. ”Mereka (Panja) janji akan investigasi semua hal terkait permasalahan tersebut,” kata dia.

Setelah hearing, sebelas perwakilan korban kontroversi pengumuman CPNS mendatangi kantor salah satu LSM terkemuka di Jakarta untuk meminta suaka.

Selama di Jakarta, rombongan yang berangkat Minggu (24/1) lalu sekitar pukul 13.00 itu berusaha menarik permasalahan CPNS tersebut menjadi isu nasional. Setelah menginjakkan kaki di ibu kota, mereka diwawancara secara live dengan TV One dalam acara Selamat Pagi Indonesia sekitar pukul 07.00.

Seperti diberitakan, pengumuman hasil rekrutmen CPNS di Pemkab Tuban memunculkan kontoversi. Dari 376 peserta CPNS yang dinyatakan diterima dalam pengumuman Pemkab Tuban, sebagian di antaranya tidak muncul dalam data hasil tes LM FE UI yang diumumkan melalui websitenya, http://www.lmfeui.com. LM FE UI adalah lembaga yang ditunjuk sebagai asistensi atau pendampingi dalam perekrutan CPNS di pemkab setempat. Tugasnya, membuat soal tes, menyiapkan lembar jawaban, sekaligus koreksinya.

LM FE UI sempat menyatakan website-nya dibobol hacker sehingga mereka tak mempublikasikan lagi hasil tes CPNS itu. Namun, kontroversi tetap berlanjut karena data yang sempat muncul di versi LM FE UI dan tak ada di hasil pengumuman tes versi pemkab, nama dan nomor pesertanya sesuai data pendaftaran. Sehingga, kemungkinan adanya hacker masih diragukan.

Pemkab Tuban kemudian mengeluarkan pernyataan terkait kriteria penentu diterimanya peserta CPNS. Selain hasil tes LM FE UI, dua kriteria tambahan yang diindikasi sebelumnya tidak pernah diumumkan, dimunculkan. Yakni, indeks prestasi komulatif (IPK) dan pengalaman kerja. Kasus ini kemudian masuk ranah hukum. (ds) (Dikutip dari Raqdar Bojonegoro, tanggal 26 Januari 2010).

,

  1. #1 by aimatul Khorot on Februari 2, 2010 - 5:34 pm

    HALAH ITU MAH KERJAAN ORANG YANG gak LULUS TES AJA>>>>>>SAYA YAKIN ITU HANYA AKAL_Ak

  2. #2 by parnyo on Februari 4, 2010 - 12:44 am

    semoga masalah ini bisa diselesaikan secara arif dan bijaksana, dan tidak menimbulkan munculnya permasalahan baru.

  3. #3 by tahrir maibit on Mei 26, 2010 - 8:20 pm

    Trimakasih lek.. atas perhatiannya pada rakyat kecil walaupun kami bukan konstituen jenengan karna kami bukan dari dapil jenengan karana kami dari warga maibit rengel, tapi kami salut atas niat baik dan perjuangan jenengan untuk membela hak-hak masyarakat kecil yang merasa terpinggirkan dan memang sengaja dipinggirkan oleh keadaan, karena ketidak mampuan rakyat kecil untuk meberikan konstribusi pada pembanguna daerah, padahal mereka sudah berusaha untuk membangun daerah ini dengan bukti taat membayar pajak. untuk itu kami berharap dan berdo’a semoga jenengan senantiasa diberim kekuatan untuk membela hak-hak rakyat kecil. trimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: