Korban Kontroversi CPNS Mengadu ke ICW

TUBAN – Sebagian korban kasus kontroversi pengumuman hasil seleksi CPNS Tuban 2009 terus berusaha memperjuangkan nasibnya. Setelah beberapa waktu lalu mendatangi Komisi II DPR RI, sejumlah perwakilan korban kontroversi itu dan tim kuasa hukumnya kemarin (30/1) membawa kasus tersebut ke Indonesia Corruption Watch (ICW) di Jakarta.

Salah satu pertimbangan mengusung kasus kontroversi hasil pengumuman CPNS ke lembaga pimpinan Teten Masduki tersebut karena kasus itu diindikasi kental nuansa korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). M. Machfudz, ketua tim kuasa hukum korban kontroversi pengumuman CPNS mengatakan, laporan tertulis korban dibawanya sendiri ke kantor ICW, Jalan Kalibata Timur IVD/6 Jakarta Timur. Laporan tersebut diterima Tama S., salah satu aktivis ICW.

Dalam kopi tanda terima laporan yang dikeluarkan ICW tertulis jelas deskripsi kasus tersebut. Bunyinya, dugaan penyimpangan pengadaan CPNS. Indikasinya, tidak transparan, penyalahgunaan kewenangan, dan permainan di luar peraturan perundangan.

Machfudz mengatakan, selain laporan tertulis, dia juga memboyong sejumlah dokumen dan hasil temuannya terkait dugaan KKN seleksi penerimaan CPNS. Menurut dia, dokumen dan data yang diboyong tersebut akan dipelajari ICW. ”Kalau ditemukan indikasi korupsi, barulah kasus tersebut diusung ICW ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” tutur praktisi hukum ini.

Mahfudz kemarin juga mengabarkan hasil koordinasinya dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Menurut dia, karena kasus CPNS Tuban masuk dalam ranah hukum dan wacana nasional, BKN memutuskan pemberkasan CPNS di tingkat Jatim dipending hingga batas waktu yang tidak jelas.

”Mudah-mudahan, ini jalan utama menuju pembatalan pengangkatan,” kata yang optimistis pengumuman hasil CPNS Tuban dianulir.

Seperti diberitakan, sebelum masuk ke kantor ICW, kasus kontroversi hasil pengumuman CPNS Tuban diputuskan Komisi II DPR RI masuk dalam agenda panitia kerja (panja). Keputusan tersebut disampaikan ketua komisi ini, Burhanudin setelah hearing dengan sebelas perwakilan korban kontroversi pengumuman CPNS belum lama ini.

Kasus yang sama juga diajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jatim dan gugatan perdata di Pengadilan Negeri (PN) Tuban. Pengumuman hasil rekrutmen CPNS di Pemkab Tuban menjadi kontroversi setelah sebagian peserta CPNS yang dinyatakan diterima dalam pengumuman pemkab Tuban, namanya tidak muncul dalam hasil tes LM FE UI yang diumumkan melalui websitenya, http://www.lmfeui.com. LM FE UI adalah lembaga yang ditunjuk Pemkab Tuban sebagai asistensi atau pendampingi dalam perekrutan CPNS di pemkab setempat. Tugasnya, membuat soal tes, menyiapkan lembar jawaban, sekaligus koreksinya.

LM FE UI sempat menyatakan website-nya dibobol hacker sehingga mereka tak mempublikasikan lagi hasil tes CPNS itu. Namun, kontroversi tetap berlanjut karena data yang sempat muncul di versi LM FE UI dan tak ada di hasil pengumuman tes versi pemkab, nama dan nomor pesertanya sesuai data pendaftaran.

Pemkab Tuban kemudian mengeluarkan pernyataan terkait kriteria penentu diterimanya peserta CPNS. Selain hasil tes LM FE UI, dua kriteria tambahan yang diindikasi sebelumnya tidak pernah diumumkan, dimunculkan. Yakni, indeks prestasi komulatif (IPK) dan pengalaman kerja. (ds) (Dikutip dari Radar Bojonegoro tanggal 31 Januari 2010)

Iklan

, ,

  1. #1 by parnyo on Februari 4, 2010 - 12:52 am

    semoga permasalahan ini bisa di selesaikan secara arif dan bijaksana, dan tidak menimbulkan permasalahan baru dikemudian hari…

  2. #2 by andi on Juni 3, 2010 - 12:51 pm

    JANGAN GENTAR MAJU TERUS, LIBATKAN SEMUA MEDIA DAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT PUSAT. SEPERTI ICW, KOMNAS HAM,HASIL-HASIL SIDANG PUBLIIKASIKAN TERMASUK ADAKAN KONFRENSI PERS.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: