Sekjen PB NU Tak Sepakat Pembentukan Partai Baru

JAKARTA – Usul membentuk partai baru telah coba didorongkan menjadi salah satu keputusan Muktamar Ke-32 NU di Makassar, Maret mendatang. Namun, Sekjen PB NU Endang Turmudzi sudah menyatakan tidak setuju atas usul tersebut.

Menurut dia, pihak yang mengusulkan pembentukan partai baru itu beralasan bahwa lebih mudah membangun yang baru daripada memperbaiki yang sudah rusak. ”Tapi, saya tidak setuju pembentukan partai baru itu,” ujarnya di Jakarta kemarin (30/1).

Dia menyatakan, yang masih perlu diusahakan secara maksimal saat ini adalah menyatukan pihak-pihak yang bercerai-berai di PKB. ”Wis to (sudahlah, Red), PKB harus bisa jadi menarik lagi seperti saat 1999,” tegasnya.

Saat itu, kata Endang, meski tidak sesukses Partai NU pada 1955 dan 1971, perolehan suara PKB saat pemilu pertama sejak reformasi tersebut cukup signifikan. ”Capaian lebih dari 12 persen itu sudah cukup bagus,” ujarnya.

Termasuk perlu tidaknya sayap politik formal institusional NU, Endang juga berpendapat hal tersebut tidak perlu karena hingga kini sudah tersebar di sejumlah partai. ”Itu berarti harus dipertimbangkan kembali. Selain itu, khitah NU sudah mempersilakan berafiliasi dengan partai apa pun,” jelasnya.

Wacana pembentukan partai baru sempat muncul belakangan ini dari PKB kubu Yenny Wahid. Buntunya proses rekonsiliasi hingga saat ini membuat mereka menyiapkan salah satu alternatif pembentukan partai baru itu. Para pendukungnya mengklaim partai baru tersebut akan menjadi wadah politik para pendukung Gus Dur.

Sementara itu, di tempat terpisah, Wakil Ketua Dewan Syura DPP PKB Lily Wahid masih yakin rekonsiliasi tetap bisa diwujudkan. Karena itu, dia sepakat pembentukan partai baru yang difasilitasi NU tidak diperlukan. ”Saya juga yakin, kiai-kiai NU juga memiliki niat untuk ikut menata lagi partai ini,” ujarnya.

Bahkan, adik kandung Gus Dur tersebut mengungkap, dari hasil pertemuan sejumlah kiai di Ploso, Kediri, 26 Januari lalu, pembahasan rekonsiliasi PKB makin mengerucut. ”Beliau-beliau itu merancang rekonsiliasi akbar yang formatnya dibahas di muktamar NU Maret nanti,” ungkapnya.

Penyatuan yang diinginkan para kiai tersebut, menurut Lily, adalah penyatuan PKB secara menyeluruh. Yaitu, mulai PKB kubu Ancol, PKB kubu Kalibata, hingga PKNU. ”Jika tidak menyeluruh, kiai-kiai itu tidak akan terlibat dan tidak akan ikut,” tegasnya. (dyn) (Dikuti dari Jawa Pos tanggal 31 Januari 2010).

, ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: