Tak Ditambang, Kondisi Air Tanah Sudah Kritis

TUBAN – Asumsi penambangan membuat kawasan tambang rusak tidak selamanya benar. Lima pakar lingkungan independen mengatakan, penambangan pabrik PT Semen Gresik (SG) di Tuban justru menaikkan air tanah menjaga ekologi.

Lima pakar yang membedah permasalahan tersebut di Hotel Surya Indah Batu adalah Anang Samudra (ahli geologi), Budi Sulistyo (geoteknis), Handoyo (peledakan), Amirudin (geologi), dan Andrean (hidrologi).

Budi Sulistyo mengatakan, dalam kondisi tidak ditambang, kawasan tambang PT SG tetap tak mampu menyimpan air bawah tanah. Sebab, kondisi alamnya gundul tanpa hutan yang lebat. Air hujan yang turun tidak terserap ke tanah, namun langsung mengalir ke laut. Diterangkan dia, embung-embung yang dibuat perusahaan semen ini di lahan-lahan tambangnya justru mampu meningkatkan air bawah tanah di kawasan ini. Sebab, embung yang menampung air hujan akan menjadi resapan air bawah tanah.

Budi lebih lanjut mengatakan, untuk mengoptimalkan kawasan tambang menjadi resapan air hujan harus melalui desain tambang. Desain tersebut mencakup membuat embung dan tanaman penghijuan per blok. Jadi, kalau sekarang ini PT SG membuat perluasan di petak 41, 42, 52, dan 55 dengan luas total 458 hektare, maka tidak semuanya langsung digarap menjadi embung. ”Harus dibuat bertahap dengan perencanaan,” tegas jebolan ITB Bandung itu.

Dikatakan Budi, lahan yang ditambang perusahaan ini tidak menyalahi ketentuan karena tidak berada di kawasan situs. Dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, secara keilmuan dia merekomendasikan PT SG untuk melakukan perluasan. Dikatakan dia, peningkatan produksi semen tidak bisa dihambat karena itu menyangkut suplai nasional. Kalau produksi semen dikebiri, maka Indonesia akan kekurangan pasokan semen. ”Kalau itu yang terjadi, maka ancamannya adalah impor,” tegas dia. (ds) (Dikutip dari Radar Bojonegoro, tanggal 15 Feb. 2010).

Iklan

, ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: