Puluhan Warga Tagih Janji PT Holcim

Tuban, zonaberita.com – Warga dari lima desa wilayah Ring I Pabrik semen PT Holcim
Indonesia Tbk, menggelar unjuk rasa di kantor PT Holcim di Desa Karangasem, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Kamis (18/2/2010) siang.

Warga yang berasal dari Desa Merkawang, Glondong Gedhe dan Kedung Rejo (di wilayah Kecamatan Tambakboyo), Desa karangasem (kecamatan Jenu) dan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Tuban, menuntut segera dipekerjakan dalam proyek pembangunan pagar lokasi pabrik.

Mereka juga menuntut aparat desa tidak ikutan-ikutn bermain proyek di Holcim. Akibat ulah oknum perangkat tersebut, potensi yang dimiliki warga seperti batu dan pasir gagal dijual ke Holcim menjadi gagal. “Kami datang untuk menagih janji PT Holcim, kami menuntut dipekerjakan dalam proyek pembangunan pagar pabrik,” tegas Suwoto dari Desa Mliwang, dalam orasinya dihadapan puluhan warga di depan kantor
PT Holcim.

Mereka mengancam jika PT Holcim tidak menuruti tuntutannya, akan menghentikan seluruh proyek PT Holcim sekaligus menolak keberadaan pabrik semen itu.

Akhirnya disepakati masing-masing desa mengirim 2 perwakilan untuk berunding. Pihak Holcim menyerahkan masalah pemberian pekerjaan itu, kepada PT Timbul Persada, Tuban selaku pemenang tender proyek pembangunan pagar. Proyek pagar sepanjang 3,5 Km itu, berada di wilayah Desa Merkawang, untuk persiapan pendirian kantor pusat pabrik
Holcim di Tuban.

Deni Nuryandain, dari Humas PT Holcim Indonesia yang ditemui zonaberita.com menyatakan, sudah menjadi tekad PT Holcim untuk memprioritaskan warga sekitar untuk bekerja. Terkait dengan proyek pembangunan pagar ini, akan ditata bersama rekanan yang memenangkan tender.

“Kami minta pihak rekanan agar menyelesaikan masalah ini dalam sehari. Prinsip kami warga sekitar harus diprioritaskan dalam pekerjaan,” tegas Deni Nuryandain saat ditemui di kantor setempat.

Apalagi diperkirakan, untuk proyek ini membutuhkan tenaga kerja kontruksi sekitar 200 orang. “Biar kebutuhan ini dibagi rata dengan warga dari desa-desa sekitar. Kami serahkan sepenuhnya pembagian warga kepada rekanan,” tegas Deni Nuryandain.

Hingga berita ini ditulis, saat ini masih berlangsung perundingan antara PT Holcim, PT Timbul Perkasa dan perwakilan warga di salah satu ruang kantor PT Holcim. Perundingan yang dikawal aparat dari Polres Tuban itu, sepertinya berlangsung alot. (bud/ijo) (Dikutip dari zonaberita.com, tanggal 18 Feb. 2010)

,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: