Gedung Dewan Tetap Berbau Kemenyan, Paripurna Ricuh Lagi

TUBAN – Bau kemenyan kembali tercium di gedung DPRD Tuban. Bau itu tetap membuat suhu politik di gedung wakil rakyat tersebut memanas. Rapat paripurna kemarin (20/2) kembali berlangsung ricuh. Sejumlah anggota dewan menggebrak meja dalam rapat beragenda nota penyampaian nota keuangan terhadap raperda APBD 2010 itu.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes ketika mengajukan interupsi ditolak pimpinan rapat yang juga Ketua DPRD Kristiawan. Mereka juga membanting dua papan nama yang ada.

Suasana tegang mulai terlihat sesaat sebelum rapat paripurna dimulai. Sejumlah anggota dewan dari FKB, FPDIP, dan F-Gerindra enggan menandatangani absensi yang disiapkan staf sekretariat dewan (setwan). Setelah tiba di gedung DPRD, mereka naik ke ruang paripurna di lantai II sambil menyebarkan selebaran kepada anggota yang hadir. Isinya, Demi rasa keadilan dan prinsip kebersamaan, kami anggota DPRD Tuban menuntut pimpinan DPRD supaya kembali ke tata tertib. Dan sesuaikan dengan PP No 16/2010 yaitu jumlah anggota banmus dan banggar setengah dari jumlah anggota DPRD. Bukan 16 yang telah diputuskan sepihak oleh ketua DPRD Tuban.

Di ruang paripurna, bau sangat menyengat. Sebagian anggota dewan menutup hidung karena bau tersebur. ”Bau kemenyan lagi,” ujar salah seorang yang menghadiri rapat tersebut.

Meski demikian, Kristiawan tetap memimpin sidang. ”Hasil catatan setwan, dari 49 anggota dewan, yang hadir secara fisik dan menandatangani absensi sebanyak 27 anggota. Maka yang hadir dalam ruangan ini dan belum tanda tangan untuk segera menandatanganinya,” pinta dia.

Permintaan itu dihiraukan sejumlah anggota FKB, FPDIP, dan F-Gerindra. Mereka bersikukuh tidak mau menandatangani daftar hadir. Karjo, M Abu Cholifah, Sunoto, dan Urip Sunaryo, empat anggota FPDIP, mengangkat tangan meminta interupsi kepada pimpinan. Hal yang sama dilakukan Fahmi Fikroni (FKB) dan Saiful Huda (F-Gerindra). Namun, usulan interupsi itu ditolak pimpinan rapat. Alasannya, mereka yang mengusulkan interupsi tidak menandatangani absensi rapat paripurna.

Mendengar jawaban pimpinan rapat seperti itu, sejumlah anggota FKB, FPDIP, dan F-Gerindra berulah. Mereka berteriak-berteriak memprotes pimpinan rapat. ”Maaf yang tidak bertanda tangan tidak mempunyai hak untuk bicara,”perintah Kristiawan.

Dia kemudian meminta pembacaan nota keuangan raperda 2010 dilakukan Wakil Bupati Lilik Soehardjono. Saat itu, suasana gedung dewan masih kacau. Sejumlah anggota DPRD tetap berteriak-teriak untuk interupsi. Kondisi itu membuat Lilik ragu-ragu untuk naik ke mimbar.

Namun, atas permintaan pimpinan rapat, dia kemudian naik ke mimbar. Di atas mimbar, Lilik tidak membacakan nota keuangan tentang raperda 2010. ”Karena kondisinya tidak memungkinkan, maka tidak kami bacakan. Namun langsung kami serahkan ke pimpinan,” kata Lilik.

Mendengar pernyataan itu, anggota dewan FKB, FPDIP, dan F-Gerindra kembali berulah. Mereka memukul meja serta membanting buku dan dua papan nama anggota dewan hingga pecah. ”Karena sudah diserahkan, maka rapat paripurna kami tutup,” ujar Kristiawan yang langsung meninggalkan ruang paripurna.

”Untuk agenda selanjutnya akan disesuai dengan agenda banmus. Yang jelas, kita akan segera menyelesaikan APBD 2010, karena masyarakat sudah menanti,” tuturnya kepada Radar Bojonegoro. (zak)

Iklan

,

  1. #1 by ahmad subagyo on Maret 8, 2010 - 12:58 am

    saya heran orang tuban yang beragama pada musrik,dewan kakean cangkem
    parpol islam hanya bisa nggacor gak jelas
    apalagi yang pdi,tuban mauy maju apa malu kok terus2 kayak anak tk dasar sok keminter tapi goblok,saya paling benci lihat orang yang bikin blog ini kamu jangan cari uang aja

    • #2 by khozanah on Maret 14, 2010 - 12:41 am

      Terima kasih bapak atas kritik dan sarannya

      salam
      khozanah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: