Penggugat Kasus CPNS Isyaratkan Banding

banding atas Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya. Isyarat tersebut kemarin (3/6) disampaikan Mahfudz, juru bicara peserta CPNS yang menggugat penkab setempat ke pengadilan tersebut.

Menurut dia, apa artinya keputusan membatalkan dan mencabut Surat Keputusan (SK) Bupati Tuban Nomor 810/68/KPTS/414.103/2009 tentang penetapan nama dan nomor peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS. Sementara PTUN tidak memerintahkan bupati untuk menerbitkan SK baru tentang penetapan nama dan nomor peserta yang dinyatakan lulus ujian seleksi CPNS sesuai perankingan hasil ujian seleksi Lembaga Managemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LM FE-UI).

”Sebenarnya keputusan terakhir (penetapan berdasar hasil tes tulis) inilah yang kami tunggu,” tutur dia di sela pertemuan dengan peserta CPNS kemarin (3/6).

Mahfudz menuturkan, dalam pertemuan, sejumlah peserta CPNS mendesak tim kuasa hukum untuk mengajukan banding. Salah satu pertimbangannya, karena PTUN tidak memerintahkan bupati untuk menerbitkan SK baru tentang penetapan nama dan nomor peserta yang dinyatakan lulus ujian seleksi CPNS sesuai perankingan hasil ujian seleksi LM FE-UI.

Dia menambahkan, putusan PTUN tersebut tidak merujuk pasal 97 (9) UU Nomor 5 Tahun 1986 yang diperbarui dengan UU Nomor 9 Tahun 2004 tentang Peradilan Tata Usaha Negara. Menurut pria yang juga sekretaris DPC PDIP Tuban ini, dalam pasal perundangan itu, disebutkan pencabutan keputusan tata usaha negara harus disertai dengan penerbitan keputusan tata usaha negara yang baru. ”Itu berarti dalam putusan tersebut ada kekosongan hukum. Ini yang tidak boleh terjadi,” kata dia.

Sementara itu, M. Machfudz, koordinator tim kuasa hukum peserta CPNS mengatakan, pembatalan dan pencabutan SK bupati tentang penetapan nama dan nomor peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS berakibat dana yang dikeluarkan pemkab untuk seleksi senilai Rp 569 juta terbuang percuma.

Menurut praktisi hukum ini, bupati dan tim seleksi CPNS Tuban seharusnya bertanggung jawab atas pembatalan dan pencabutan SK bupati tentang penetapan nama dan nomor peserta yang dinyatakan lulus. ”Gara-gara mereka melanggar aturan hukum, uang APBD terbuang percuma,” kata dia.

Plt Kabag Humas dan Media Pemkab Tuban Jony Martojo mengatakan, putusan hukum PTUN tersebut membawa sejumlah konsekuensi logis. Termasuk yang disampaikan kuasa hukum penggugat. ”Namun, yang pasti akibat ini sebelumnya tidak diprediksi,” ujar dia.

Seperti beritakan, PTUN Surabaya dalam putusannya Rabu (2/6) lalu memerintahkan bupati untuk membatalkan sekaligus mencabut SK nomor 810/68/KPTS/414.103/2009 tentang penetapan nama dan nomor peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS dari pelamar umum.

Putusan tersebut merupakan salah satu permohonan tujuh korban CPNS gelombang pertama yang menggugat Bupati Haeny Relawati Rini Widyastuti.

Dalam putusan itu, majelis hakim beranggotakan Bimanto, Amir Fauzi, dan Indaryati tidak mengambulkan permohonan penggugat lainnya. Di antaranya, mewajibkan tergugat (bupati) untuk menerbitkan SK baru penetapan nama dan nomor pesrta yang dinyatakan lulus ujian seleksi CPNS sesuai perankingan hasil ujian seleksi LM FE-UI.

Atas putusan bernomor 4/G/2010/PTUN.SBY tersebut berarti hasil seleksi CPNS Tuban dari formasi umum tidak menghasilkan apa-apa. Sebab, pelamar yang sebelumnya dinyatakan lulus maupun yang tidak diterima sama-sama gagal menjadi PNS. Dalam putusan yang memenangkan korban CPNS tersebut, majelis hakim memertimbangkan sejumlah hal. Salah satunya, dua instrumen tambahan dalam seleksi CPNS, yakni indeks prestasi komulatif (IPK) dan pengalaman kerja tidak diumumkan sebelumnya. Karena itu, dianggap melanggar azas transparansi. (ds/yan) (dikutip dari Radar Bojonegoro, 4 Juni 2010)

, , , , ,

  1. #1 by sailendra on Juni 7, 2010 - 8:18 pm

    terus bagaimana bu nasib kami ini…..jika keputusan ptun seperti itu maka akan menambah banyaknya pengangguran

  2. #2 by indra on Agustus 21, 2010 - 11:42 am

    sejarah itu selalu berpihak kepada yang berkuasa
    hukum di negara kitapun masih berpihak pada yang punya uang
    klo boleh usul knp tidak dipidanakan saja dengan penyalahgunaan apbd

  3. #3 by Srimuliani Handoyokusumo on Agustus 20, 2014 - 4:13 am

    (Srimuliani Handoyokusumo; Lolos PNS Guru di lingkungan Kemenag Berau)

    Berawal dari keinginan kuat untuk mengikuti test tertulis CPNS yang dilaksanakan oleh PEMDA Berau dimana saya tinggal, saya pun ikut berpartisipasi mengkutinya. Namun sebenarnya bukan sekedar hanya berpartisipasi tapi terlebih saya memang berkeinginan untuk menjadi seorang PNS. Waktu pun terus berjalan, karena tertanggal 5 Desember 2013 yang lalu saya pun mengikuti Test CPNS yang diselenggarakan oleh PEMDA Berau dengan harapan yang maksimal yaitu menjadi seorang PNS. Kini tanggal 18 Desember 2013, pengumuman test kelulusan tertulis itu diumumkan. Dengan sedikit rasa was-was dan bercampur tidak karuan menyelimuti pikiranku. Rasa pesimisku memang timbul, karena pengumuman yang di informasikan adalah tertanggal 11 Desember 2013 namun di undur tanggal 18 Desember 2013. Dengan mengucapkan BISMILLAH, aku pun masuk ke halaman kantor BKD untuk melihat hasil pengumuman test tertulis CPNS. Dan Syukur Alhamdulillah saya pun LULUS diurutan ke 3 dari 1 formasi yang aku ikuti di Kabupaten Berau Kalimantan Timur. Dan berikut peringkat screen shoot yang saya jepret menggunakan Ponsel kesayangku.

    Puji Syukur tak henti-hentinya aku panjatkan ke Hadirat Allah SWT, atas rezeki yang diberikan kepadaku. Semua hasil ini saya ucapkan terimakasih kepada :

    1. ALLAH SWT; karena KepadaNya kita mengemis dan memohon.

    2. Suami dan Anak [DikMa]; Dukungan Do’anya sangat berharga dalam pencapaian saat ini.

    3. Orang Tua, Saudara-saudaraku; Tetap mensupport aku selama 3 bulan terakhir ini, terimakasih Mama, terima kasih Kakak Perempuan ku, terima kasih Kakak Laki-laki ku tak terlepas juga buat teman-temanku terimakasih semuanya.

    4. Terimakasih untuk khususnya Bpk.IR.AGUS SUTIADI M.SI beliau selaku petinggi BKN PUSAT,dan dialah membantu kelulusan saya selama ini,alhamdulillah SK saya tahun ini bisa keluar.anda ingin LULUS seperti saya silahkan anda hubungi nomor bpk IR.AGUS SUTIADI M.SI,0852-3687-2555.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: