Komisi C Wadul Komisi A – Merasa Dilecehkan Kepala UPTD Palang

TUBAN – Diduga gara-gara tak diberi pelayanan secara “manusiawi” oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan, Pemuda dan Olaharaga Kecamatan Palang, M. Sholeh, pimpinan komisi C DPRD Tuban meradang. Mereka pun kemarin (16/6) wadul kepada komisi A DPRD setempat.

Pimpinan komisi C minta agar komisi A segera menindaklanjuti indikasi “pelecehan”

terhadap para wakil rakyat tersebut saat inspeksi mendadak (sidak) di kantor UPTD Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kecamatan Palang, Selasa (15/6) lalu. “Pimpinan komisi C mengadu ke komisi A, bahwa saat sidak di UPTD Palang, mereka diberi pelayanan yang tidak mengenakkan,” ungkap Ketua Komisi A DPRD Tuban Agung Supriyanto, kemarin.

Saat itu, ungkap dia, para anggota komisi C melakukan sidak tentang bantuan operasional sekolah (BOS) di kecamatan setempat. Indikasi adanya tindakan tak manusiawi tersebut

ditunjukkan kepala UPTD setempat. Di antaranya, forum yang digelar hanya dibatasi sampai pukul 12.00, dengan alasan tidak bisa menyiapkan. “Ini tidak baik dilakukan, karena anggota dewan sidak tidak bermaksud mencari makan, tetapi menyerap aspirasi,” tegas Agung.

Versi Agung, usai mendapat pernyataan itu, semua anggota komisi C angkat kaki dan tidak melanjutkan kunker. “Sebab perilaku kasar itu tak mencerminkan seorang pendidik. Sehingga, komisi A sangat menyayangkan sikap pendidik yang semacam itu,” tegas ketua Fraksi Amanat Bulan Bintang ini.

Politisi PAN itu menambahkan, pernyataan yang disampaikan oleh kepala UPTD Palang

melecehkan para wakil rakyat yang tugasnya diatur undang-undang, yakni mengawasi jalannya BOS. “Untuk lebih pastinya, komisi A akan memanggil kepala UPTD Palang dan BKD untuk mengklarifikasi hal itu.

Terpisah, M. Sholeh enggan berkomentar terkait dugaan “pelecehan” terhadap wakil rakyat. “Jangan nggurui saya, tanyakan ke ketua komisi C. Masalahnya dia yang paling bertanggung jawab. Saya belum komentar dulu,” elaknya via ponsel.

Sekretaris Komisi C DPRD Zubaidi menyatakan kecewa terhadap sikap kepala UPTD Palang. Sebab, dalam forum tersebut, ada sekitar 1-5 perkataan yang tidak pantas dilontarkan oleh Sholeh. “Antara lain ya membatasi pukul 12.00 karena tidak bisa mempersiapkan makanan. Padahal kita tidak cari makanan, namun menyerap aspirasi agar pendidikan di Tuban bisa maju,” tuturnya. Karena itu, komisi C akan membuat laporan untuk disampaikan kepada pimpinan dewan agar segera dilakukan hearing terkait masalah ini. (zak/fiq)
(Dikutip dari Radar Bojonegoro, tanggal 17 Juni 2010).

, , , , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: