Lintas Fraksi Dukung Komisi C

TUBAN – Dugaan pelecehan yang dilakukan kepala UPTD Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Palang, M. Sholeh terhadap Komisi C membuat sejumlah fraksi di DPRD Tuban meradang. Pasalnya, jika memang Sholeh benar melakukan hal itu, maka anggota dewan merasa tidak ada harga dirinya.

”Kami atas nama Fraksi Gerindra sangat menyayangkan sikap arogan kepala UPTD Palang. Sebagai seorang pendidik, mestinya tidak pantas mengatakan hal demikian,” tegas juru bicara Fraksi Gerindra, Tri Astuti kepada Radar Bojonegoro, kemarin.

Selasa (15/6) lalu, Komisi C kunker ke UPTD Palang terkait pengelolan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Diawal kedatangan Komisi C, sambutan kepala UPTD Disdikpora Palang terkesan sudah tak menyenangkan. M. Sholeh membatasi pertemuan hingga pukul 12.00, karena ketika melewati batas itu tak tersedia makan siang. Padahal, menurut Tutik, maksud para wakil rakyat ini untuk menjalankan amanat undang-undang yakni pengawasan dan penggunaan APBD, bukan untuk mendapatkan makan. Saat pemaparan yang disampaikan oleh Komisi C, lanjut dia, juga dianggap oleh kepala UPTD tidak karuan arahnya. ”Bahkan kepala UPTD mengatakan anggota DPRD tidak cerdas. Dan kalau tidak terima, maka kepala UPTD bersedia mempertanggungjawabkan sampai kapanpun dan dimanapun. Ini bagi kami adalah penghinaan,” ujar politisi asal Plumpang itu.

Reaksi keras juga ditunjukkan FPP, Fraksi Amanat Bulan Bintang (FABB), dan Fraksi PDI Perjuangan. Ketua FABB Agung Supriyanto mendesak pimpinan DPRD segera bersikap tegas terkait permasalahan tersebut. ”Bila perlu, kalau sekiranya benar adanya, segera memberikan rekomendasi agar diberikan sanksi sesuai aturannya,” kata Agung yang diamini sekretaris FPDIP, Sunoto.

Sementara itu, ketua FPKB, M. Imron Chudlori mengaku belum mendapat laporan secara resmi dari anggotanya yang masuk di Komisi C. Sehingga, FPKB belum berani mengambil sikap terkait permasalahan tersebut. ”Kami belum tahu persoalannya. Lebih baik klarifikasi terlebih dahulu, supaya tahu titik persoalannya. Tapi kalau itu benar-benar dilakukan, maka sangat disayangkan sekali,” tuturnya. (zak/wid)
(Dikutip dari Radar Bojonegoro, tanggal 21 Juni 2010).

, , , , , , , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: