Tim Lima Nyatakan Masih Proses

TUBAN – Meski ketua DPC PDIP Tuban, Karjo telah memutuskan calon bupati Tuban yang bakal diusung partainya sudah mengerucut pada nama Ali Mudji, namun tim lima bentukan DPC PDIP Tuban sampai saat ini belum memberikan kesimpulan terkait calon bupati-calon wakil bupati yang diusung partainya.

Sebab, tim lima yang terbentuk April lalu itu masih melakukan proses penjaringan dan penyaringan. Tim lima beranggotakan M. Abu Cholifah (sekretaris DPC), Sunardi Rusdiana (wakil ketua bidang politik dan pemenangan pemilu), Sukirno (wakil ketua bidang pemerintahan dan otonomi daerah), Ali Mustofa (wakil ketua bidang organisasi dan keanggotaan), serta Jemmy Tristanto (wakil ketua bidang ideologi dan kaderisasi). ”Salah satu tugas tim lima untuk menyaring dan menjaring calon-calon yang akan dicalonkan PDIP dan mitra koalisi,” tegas ketua tim lima DPC PDIP Tuban, M. Abu Cholifah kepada Radar Bojonegoro, kemarin (21/6).

Tugas tim lima ini, lanjut dia, sudah dilaksanakan dan sampai saat ini masih dalam proses mengarah ke pencalonan tersebut. ”Kalaupun ketua DPC mengatakan ada calon yang sudah mengerucut, itupun juga masih dalam proses,” papar wakil ketua FPDIP DPRD Tuban ini.

Politisi asal Jatirogo ini mengatakan, setelah tim menyaring dan menjaring semua masukan, pihaknya langsung melaporkan dalam rapat DPC PDIP. ”Setelah itu diputuskan. Soal yang dicalonkan siapa, itu belum ada. Saya pikir yang dikatakan telah mengerucut itu adalah berkaitan dengan tugas tim lima dalam rangka penjaringan. Sekali lagi, nama yang dimunculkan itu merupakan salah satu yang muncul dalam proses penjaringan tim lima,” tuturnya.

Bagaimana dengan koalisi? Menurut Abu, DPC PDIP Tuban sampai saat ini masih konsisten bahwa untuk koalisi tetap harus sesuai dengan visi DPC PDIP Tuban, yakni kerakyatan. Menurutnya, sampai saat ini yang sudah jelas-jelas mempunyai visi kerakyatan itu tergambarkan dalam koalisi di DPRD Tuban, yakni PKB dan Gerindra. ”Kalaupun dikatakan partai penguasa (Partai Golkar, Red) itu masih sesuai dengan misi kita, saya pikir perlu didiskusikan lagi. Karena banyak hal yang dilakukan tidak sesuai dengan visi kerakyatan. Seperti kasus CPNS,” tuturnya. (zak/wid) (Dikutip dari Radara Bojonegoro 22 Juni 2010).

Iklan

, , , ,

  1. #1 by camera on Juni 22, 2010 - 10:54 pm

    makasih banyak infonya…salam hangat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: