Pesimis Bawa Perubahan, Aktivis Sebumi Tolak Pemilukada Tuban

Tuban, Bhirawa
Para aktivis yang menamakan dirinya Serikat Kebudayaan Masyarakat Indonesia (Sebumi) Cabang Tuban, Senin (27/9) kemarin menggelar aksi damai menolak rencana pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kabupaten Tuban, di depan gedung Pemkab Tuban.

Aksi dimulai dari terminal wisata, kemudian long march menyusuri jalan AKBP Suriko, KH. Musta’in lalu ke Gedung Pemkab Tuban yang berada di jalan Kartini. Sedikitnnya terdapat 15 peserta aksi ini kemudian melakukan orasi didepan Gedung Pemkab yang baru dibangun tersebut. Dengan menyampaikan sejumlah tuntutan diantaranya menolak Pemilukada yang akan di gelar pada bulan Maret 2011.
“Pemilukada hanya dihasilkan dari partai-partai busuk dan hingga saat ini belum ada yang memberikan perubahan kepada rakyat miskin,” kata Bambang dalam orasinya sembari meneriakkan yel-yel penolakan rencana pelaksanaan Pemilukada Tuban. Dibawah terik matahari para aktifis Sebumi tetap bersemangat untuk meneriakan penolakan. Bahkan beberapa diantara peserta aksi tidak memakai alas kaki dan satu peserta aksi yang masih berusia anak-anak. Namun meski tidak sampai merangsek ke pintu gerbang Pemkab. Pasukan pengamanan Polres Tuban nampak tetap bersiaga disekitar lokasi aksi.
Sementara itu, juru bicara aksi Joko saat dikonfirmasi mengatakan Sebumi melakukan penolakan terhadap Pemilukada karena menilai pemimpin yang dihasilkan belum mampu memberikan perubahan yang lebih baik. Selain itu, menurut Sebumi, keberadaan dan peran partai politik yang mementingkan kepentingan kelompoknya makin memperkeruh kondisi social. “Sejumlah partai hingga saat ini belum memberikan perubahan, oleh karena itu kami tolak Pemilukada, dan ini merupakan kegagalan kepemimpinan SBY dan Boediono,” katanya.
Setelah melakukan aksi para aktivis Sebumi membubarkan diri dengan tertib, kemudian bergermbol disekitar alun-alun kota Tuban yang tidak jauh dari lokasi aksi sehingga petugas Polsek Kota meminta untuk segera membubarkan. [hud] (Dikutip dari Harian Bhirawa, 27 September 2010)

Iklan

,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: