Pilkada Tuban dan Bayangan Kekerasan Politik 2006 (1) – Incumbant Lukir Posisi Jadi Ban Serep atau Jago Lama yang Heroik

Awal tahun depan dihelat pilkada Kabupaten Tuban. Pilkada di Bumi Ronggolawe itu memperoleh perhatian banyak kalangan. Maklum, pada pilkada 2006 lalu, terjadi kekerasan politik akibat pilkada di daerah ini.

Sejumlah fasilitas pemerintahan dan infrastruktur milik Bupati terpilih Haeny Relawati dibakar massa. Tjong Ping, salah satu calon wakil bupati yang kalah, dijadikan tersangka. Tuban membara di tahun 2006 akibat kontestasi politik yang dituding tak fair, tak sportif, tak demokratis, dan tak jurdil.

Bagaimana pilkada Tuban awal 2011 mendatang? Siapa saja jago yang kini tampil ke permukaan? Apakah incumbant bakal running kembali dengan formasi baru sekadar sebagai ban serep? Inilah laporannya. Hingga saat ini belum ada kepastian resmi terkait jumlah bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan maju dalam ajang pesta demokrasi pilkada Kabupaten Tuban tahun 2011 nanti.

Berdasarkan pantauan dan pengamatan beritajatim.com, telah muncul sejumlah nama bakal calon bupati yang akan maju dalam pilkada. Namun hingga saat ini baru ada dua calon yang sudah resmi mendeklarasikan dirinya sebagai bakal calon.

Keduanya itu adalah dari bakal calon yang akan maju melalui jalur independen: pasangan BAMA yakni Dr Bambang Lukmantono yang akan berpasangan dengan wakilnya H Masduki, yang telah mendeklarasikan diri pada awal bulan Juli 2010 lalu.

Sedangkan satu pasangan lagi yang sudah secara resmi mendeklarasikan dirinya adalah pasangan Djaret: Sudjarwoto dengan Edy Toyibi, yang pada hari minggu (17/10/2010) kemarin baru mendeklarsikan diri sebagai bakal calon.

Selain dua pasangan calon dari jalur independen yang telah mendeklarasikan diri, sejumlah nama bakal calon bupati juga telah muncul. Walau mereka belum resmi mendeklarasikan diri untuk maju dalam pilkada Tuban.

Untuk nama-nama yang telah muncul yang sudah menjadi wacana publik dan sudah tersebar di kalangan masyarakat dan juga telah melakukan pendekatan sosial dan politik kepada masyarakat. Tak jarang mereka melakukan gerakan-gerakan untuk mencalonkan diri. Mereka di antaranya H Setiadjit. Ia adalah bakal calon bupati yang telah direkomendasi untuk mencalonkan sebagai bupati melalui PAN dan didukung oleh PKS dan PKNU.

Selain Setiadjit, Teguh Prabowo atau yang lebih dikenal dengan nama panggilan Tjong Ping, juga sudah siap untuk maju dalam perebutan kursi orang pertama di Pemkab Tuban. Walau ia belum mendapatkan dukungan secara resmi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP), yang diikutinya selama ini.

Namun ia telah ia telah siap maju dan telah melakukan pencarian dukungan. Tak jarang Tjong Ping giat gerilya ke desa-desa untuk menggalang dukungan. Tjong Ping juga telah membuat tim pemenangan menghadapi pesta demokrasi nanti.

Selain itu, nama Ketua DPRD Tuban, Kristiawan, juga dikabarkan akan ikut maju dalam pencalonan bupati nanti. Akhir-akhir ini berkembang wacana jika Kristiawan akan maju dari Partai Golongan Karya (Golkar), yang akan berdampingan dengan incumbant Haeny Relawati yang telah menjabat sebagai bupati Tuban selama dua periode. Sayangnya, informasi ini belum bisa terkonfirmasi.

Hal itu ditunjukkan dengan sejumlah poster bergambarkan Kristiawan yang telah terpampang di setiap sudut jalan dan telah disebar ke seluruh Kecamatan di Tuban.

Ali Mudji yang sekarang sebagai aggota DPRD Provinsi juga sudah ada sinyal akan ikut maju meramaikan pesta demokrasi Tuban 2011 nanti. Yang bersangkutan sekarang juga menjabat sebagai wakil ketua PDIP Jatim. Ali Mudji dikenal sebagai kader senior di PDIP Jatim dan telah beberapa kali duduk di DPRD Jatim.

Yang sudah menjadi wacana publik sementara dari total semua bakal calon yang akan maju bertarung untuk mendapatkan kursi Tuban Satu itu ada lima bakal calon bupati yang sudah siap untuk bertarung pada pilkada 2011 nanti.

Hingga sampai saat ini yang belum muncul wacana bakal calon bupati dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun sebelumnya sudah pernah muncul wacana bahwa PKB akan mengusung Noor Nahar Husain sebagai jagoan dari partai itu untuk maju menjadi calon wakil bupati.

Untuk Partai Demokrat sudah ada wacana yang akan mencalonkan H Anwar sebagai calon wakil bupati yang akan berpasangan dengan H Setiadjit.

Sementara itu, sejauh ini dengan semakin dekatnya pilkada Tuban, namun Panitia Pengawas (Panwas) pilkada Tuban hingga saat ini belum terbentuk. Untuk pendaftaran bagi para calon dari jalur independen telah ditetapkan KPU Tuban. Sedianya pendaftaran itu akan dilakukan pada tanggal 22 November 2010 besok. Sedangkan untuk pendaftaran para calon dari jalur partai akan dibuka pada tanggal 24 November 2010 nanti.

Ketua KPU Tuban, Sumitro Karmani, saat dikonfirmasi mengenai belum terbentuknya Panwas Pilkada, ia menjelaskan jika untuk masalah pembentukan anggota Panwas itu bukan merupakan tugas KPU. Melainkan itu adalah merupakan tugas dari Badan Pengawas (Bawas). “Ya itu bukan tugas kami, untuk Panwas itu sepenuhnya adalah tanggung jawab dari Badan Pengawas,” jelas [mut/air] (Dikutip dari beritajatim.com, 22 Oktober 2010).

, , , , , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: