Pilkada Tuban dan Bayangan Kekerasan Politik 2006 (2) – Tjong Ping; Politikus yang Pantang Menyerah

Walau sudah pernah mencalonkan sebagai calon wakil bupati Tuban pada pilkada tahun 2006 silam dan gagal total. Fakta dan pengalaman politik itu tak membuat Teguh Prabowo atau Tjong Ping kapok dan patah arang ikut dalam pilkada Tuban tahun 2011 mendatang.

Politikus berdarah Tionghoa ini tak jera-jeranya terjun kembali di laga kontestasi politik pilkada Tuban awal tahun 2011 mendatang. Nama Tjong Ping cukup melegenda di kalangan warga dan aktivis politik di Bumi Ronggolawe ini. Maklum, dia dituding sebagai ‘aktor intelektual’ di balik aksi radikalisasi politik tahun 2006, pascapilkada Tuban, yang dimenangkan rival politiknya: Haeny Relawati.

Tjong Ping,memang sedikit di antara WNI keturunan Tionghoa yang berani bertarung di tengah kerasnya alam politik, seperti Kwik Kian Gie, Alvin Lie, dan lainnya di aras politik nasional. Partai nasionalis sekuler: PDIP, adalah kendaraan utama Tjong Ping di pilkada 2006 silam. Harapannya, pada pilkada 2011 mendatang, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu mengusung kembali namanya.

Namun, langkah Tjong Ping merebut tiket PDIP tak gampang dan tak mulus. Maklum, sekarang muncul nama Ali Mudji, seorang politikus PDIP yang menjabat sebagai salah satu wakil ketua PDIP Jatim, juga muncul sebagai bakal calon bupati Tuban via PDIP. Belum ada keputusan final bersifat formal tentang siapa pemegang sah tiket PDIP di ajang kontestasi politik di Tuban 2011 mendatang.

Dibandingkan dengan kandidat lainnya, baik untuk posisi bakal cabup maupun cawabup, nama Tjong Ping lebih dikenal track record dan reputasinya. Beberapa bulan lalu, Tjong Ping yang pernah duduk di kursi pesakitan akibat kerusuhan politik di Tuban 2006 itu, telah mendeklarasikan diri. Dia telah membentuk posko dan tim pemenangan.

Kalau kita buka memori tahun 2006 lalu, Tjong Ping maju sebagai calon wakil bupati mendampingi cabup Noor Nahar Husain, yang diusung koalisi partai berpaham Islam Tradisional (PKB) dan partai Nasionalis Sekuler (PDIP). Namun, pasangan ini kalah atas pasangan Haeny Relawati dan Lilik Suharjono yang dijagokan Partai Golkar.

Bahkan, Tjong Ping sempat dipenjara selama 9 bulan, karena dianggap sebagai biang kerusuhan politik pilkada Tuban 2006 waktu itu. Namun, ia kemudian dibebaskan setelah Mahkamah Agung (MA) menyatakan dia tidak bersalah.

Politikus kelahiran Tuban pada 6 Agustus 1955 itu tak kapok dan traumatis melakoni kerasnya dinamika politik lokal Tuban. Tjong Ping tetap ingin bertarung dalam pilkada 2011 mendatang. Dalam perhelatan politik itu, Tjong Ping mengusung suatu misi perubahan: menjadikan Tuban sebagai kota industri.

Tjong Ping akan tetap maju sebagai calon bupati dan atau calon wakil bupati. Namun dalam pencalonan dirinya, Tjong Ping yang sekarang masih aktif menjabat wakil ketua DPRD Tuban itu, sampai saat ini masih terganjal dengan rekomendasi dari PDIP, yang selama ini diincarnya untuk kendaraan politiknya.

Dengan belum adanya rekomendasi dari PDIP itu, Tjong Ping mengaku apa yang bisa dia lakukan adalah berjuang dan menunggu keputusan final DPP PDIP soal figur yang dijagokan partai ini di ajang pilkada Tuban. “Ya sampai saat ini masih belum ada kejelasan. Dan apapun keputusannya, saya sebagai kader partai pasti menghormati dan loyal,” kata Tjong Ping.

Tjong Ping yang juga dikenal sebagai pengusaha palawija di Tuban itu akhir-akhir ini telah melakukan pendekatan kepada kalangan bawah nelayan dan para petani untuk mencari dukungan dan simpati politik kepadanya. “Saya telah melakukan survei dan ternyata masayarakat masih banyak yang menginginkan saya untuk maju,” tegasnya.

Dengan semangat tinggi serta dengan visi dan misinya untuk menciptakan perubahan di Kota Tuban menjadi kota industri dan pelabuhan itu, ia yakin akan menang dalam pilkada nanti. Tjong Ping berjuang mengentaskan angka penggangguran di Tuban. “Dengan berdirinya beberapa industri itu, secara otomatis akan membutuhkan tenaga kerja yang banyak juga,” ujar mantan ketua DPC PDIP Tuban itu.

“Ya tak takut untuk maju lagi menjadi calon bupati, saya yakin dengan keyakinan yang tinggi kita akan bisa meraih kesuksesan itu dan bisa menjadikan Kota Tuban sebagai kota yang makmur,” tegas Tjong Ping.[air/mut] (dikutip dari beritajatim.com, 22 Oktober 2010).

, , , , , , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: