Situasi Politik Tuban Menghangat

kotatuban.com – Kondisi politik di kota Tuban hari-hari ini menghangat menjelang pendaftaran calon perseorangan dan calon partai ke KPU tanggal 28 Oktober 2010 dan 24 Nopember 2010.
Seperti diberitakan kotatuban.com sebelumnya, calon perseorangan yang muncul adalah pasangan Bambang Lukmantono dan Masduki (BAMA) serta pasangan Djarwoto Tjondronegoro dan Edi Toyibi (DJARET). Sementara calon dari PKS dan PAN menunjuk Setiadjit, sedang Golkar yang semula ingin mengajukan incumbent Haeny Relawati sebagai wakil bupati, nampaknya masih menunggu keputusan DPP.

PKB dan PDIP menurut rencana, Sabtu 23 Oktober 2010 mengadakan rapat khusus karena akan menentukan siapa yang akan diusung menjadi calon bupati dan wakilnya.
Suasana di kantor Partai Golkar di Jalan Basuki Rahmat, kantor PKB dan kantor PDIP Tuban di jalan Teuku Umar kelihatan sibuk tidak seperti biasanya.

PDIP sendiri sampai akhir pekan ini belum menunjuk siapa calonnya, apakah Ali Mudji yang wakil ketua DPD PDIP Jatim ataukah Go Tjong Ping yang wakil ketua DPRD Tuban.
Dua tokoh yang sama-sama ngotot ini akan diuji kekuatan suaranya dan masing-masing tampaknya mempunyai kelebihan.

Tjong Ping yang dikonfirmasi masalah ini mengatakan dirinya sudah punya strategi khusus untuk bisa maju ke pencalonan karena ia sudah sejak lama berjuang untuk ini.
“Apa strategi itu, ini rahasia tim kami dan saya tidak mau menyinggung DPD apalagi DPP. Saya sudah siapkan segala sesuatunya dan ini demi perjuangan partai untuk masyarakat,” katanya.
Ali Mudji sendiri mengatakan dirinya juga sudah siap maju dan sudah punya pasangan yaitu Muhammad Anwar, tokoh Demokrat, ketua LP2NU Tuban sekaligus seorang pengusaha.
“Saya sudah komit dengan Pak Anwar bukan dengan orang lain,” kata Ali Mudji lewat SMS kepada kotatuban.com.

Dan untuk menentukan siapa yang diajukan tanggal 23 Oktober 2010 akan dibahas dan dikirimkan ke DPD untuk diteruskan ke DPP. Setidaknya minggu depan sudah diketahui siapa bakal calon yang maju dari PDIP.
Ketua KPU Tuban, Soemito Karmani sendiri mengatakan partai-partai harus memperhatikan jadwal pendaftaran bakal calon dan pihaknya minta agar persyaratannya lengkap dan resmi/sah dari partai masing-masing.

Tanpa kecuali, semua partai atau gabungan partai yang akan mengusung pasangan calon, harus menunjukkan surat rekomendasi pimpinan partai tingkat kabupaten, sebagaimana diatur dalam undang-undang no.12 2008 dan peraturan KPU 2009 tentang pencalonan.

Sebenarnya waktunya cukup karena dari partai pendaftaran baru dibuka 24 Nopember 2010. Tapi persyaratan mulai ijazah, dukungan partai, surat keterangan tidak pernah dihukum dengan ancaman hukuman lima tahun, mengenal daerah dan dikenal oleh masyarakatnya serta lainnya, perlu waktu untuk mengurusnya.

“Karena itu saya mengingatkan para calon ini agar sosialisasi dirinya agar dikenal. Tapi siapa calon yang sudah dikenal baru beberapa saja. Padahal kampanye kan hanya beberpa hari saja,” kata Soemito.(as/achonk)
(Dikuip dari kotatuban.com, 23 Oktober 2010)

, , , , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: