Bubarnya BAMA Disinyalir Skenario Ganjal BL

kotatuban.com- Mundurnya Masduki sebagai calon wakil bupati (cawabup) yang berdampingan dengan Bambang Lukmantono sebagai calon bupati (cabup) merupakan pukulan telak bagi dr Bambang Lukmantono sendiri. Akibatnya, pasangan Bambang Lukmantono-Masduki (Bama) bubar.

Bubarnya pasangan cabup-cawabup ini dituding merupakan pekerjaan dari lawan politik Bambang yang tidak menghendaki dokter yang vokal ini maju sebagai cabup yang bakal digelar pada 1 Maret 2011 mendatang.

“Ini grand sekenario sejak awal untuk menghadang pencalonan saya, tapi, saya tidak gentar dan terus maju. Soal menang dan kalah itu urusan belakang,” terang dr Bambang Lukmantono yang biasa disapa BL itu, Selasa (2/11).

Bubarnya pasangan Bama merupakan pukulan telak bagi dirinya, namun pimpinan LSM Wahana Aspirasi Rakyat (WAR) Tuban ini langsung melakukan langkah politik cepat dan cerdas dengan mengajak koalisi pasangan Djarwoto Tjondronegoro-Edy Thyibi (Djaret). Sehingga pasangan yang juga dari jalur independen ini dibubarkan, karena Edy Thoyibi diserahkan ke Bambang untuk menjadi cawabup.

“Kami bersama Pak Djarwoto sepakat memunculkan pasangan Bambang Lukmantono-Edy Thoyibi (Bangkit) untuk menjadi cabup dan cawabup Tuban. Saya bersama mas Edy juga sudah menyerahkan berkas dukungan ke KPUD Tuban,” tandas BL.

Munculnya pasangan Bangkit tergolong cepat, karena Masduki baru menyatakan mundur dari pencalonannya pada Sabtu (31/10) sementara penutupan penyerahan dukungan bagi calon independen pada Senin (1/11) pukul 16.00 WIB.

Dugaan adanya grand sekenario itu, lanjut Bambang, bukan tanpa alasan. Sebab, mundurnya Masduki justru pada saat menjelang akhir penyerahan berkas dukungan ke KPUD.

Sebetulnya pihaknya akan menyerahkan berkas dukungan ke KPUD pada Jumat (30/10). Namun, Masduki belum membubuhkan tandatangannya. “Saya juga kecewa dengan dia (Masduki-Red), mengapa mengundurkan diri saja justru menjelang penutupan penyerahan dukungan ke KPUD,” keluh Bambang.

Meski meyakini mundurnya Masduki merupakan bagian dari langkah untuk ‘membunuh’ karier politiknya, Bambang tidak mau menuding siapa yang berdiri di belakang Masduki untuk menghancurkannya. “Siapa di balik itu tidak perlu disebutkanlah, saya yakin sudah banyak yangt tahu siapa yang menjadi Sengkuninya (tokoh pewayangan yang culas-Red),” papar BL panjang lebar.

Bambang sendiri selain sebagai seorang dokter juga sebagai pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wahana Aspirasi Rakyat (WAR) yang selalu kritis terhadap berbagai hal yang tidak pro rakyat. Sehingga, saat Bambang maju sebagai cabup banyak kalangan yang merasa gerah.

“Selama ini Pak Bambang kan selalu vokal, jadi wajar kalau banyak kalangan yang khawatir kalau Pak Bambang nantinya justru yang terpilih,” terang Sekretaris Ansor Tuban, Muhimuddin.

Saat menyerahkan berkas dukungan ke KPUD Tuban, pasangan Bangkit menyerahkan 39.100 lembar dukungan berupa foto copy KTP dan pernyataan dukungan dari pendukungnya. Selain pasangan Bangkit, Chamim Amir-Ashadi Soeprapto pasangan dari jalur independen lainnya juga menyerahkan berkas dukungan. Pasangan ini menyerahkan 46.351 lembar dukungan. (ros) (Dikutip dari kotatuban.com, 3 Nopember 2010)

, , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: