Peta Politik Semakin Liar dan Tidak Menentu

Peta politik di kabupaten Tuban per-hari ini semakin tidak menentu. Siapa berkoalisi dengan siapa, masih belum jeles. Semuanya masih cair. Sebagai contoh Setiadjid keamrin diisuekan mendapat rekom PG ternyata tidak, rekom PG tetap sesuai prediksi, yakni jatuh kepada Kristiawan – Heany. Dan bahakan rekom PD pun konon belum dikantongi oleh Setidjid. Coba simak berita berikut in.

Pergulatan politik H-4 penutupan pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) di Tuban semakin liar dan memanas. Peta politik selalu berubah-ubah tidak menentu. Apalagi setelah muncul rumor Lilik Soehardjono (Ketua Partai Demokrat) menolak rekomendasi DPP Partai Demokrat yang menyebutkan dirinya ditunjuk menjadi calon wakil bupati (cawabup) yang mendampingi Setiadjit sebagai calon bupati (cabup).

Lilik sendiri juga belum mengisyaratkan menerima tawaran menjadi cabup, karena saat mendaftar penjaringan di Partai Demokrat, politisi yang kini masih menjabat Wakil Bupati Tuban itu mendaftar untuk bupati bukan wakil bupati. “Saya belum menerima rekomendasi dari DPP Partai Demokrat yang menunjuk saya sebagai calon wakil bupati,” terang Lilik tanpa menjelaskan menerima atau menolak perintah DPP Partai Demokrat tersebut.

Sinyal tidak bersedianya Lilik mendampingi Setiadjit itu juga memunculkan rumor politik menghadapi Pemilukada 2011 Tuban yang bakal digelar pada 1 Maret mendatang. Setiadjit dikabarkan melirik dr Bambang Suhariyanto yang biasa disapa Bambang Hunter, sebagai salah satu alternatif calon wakil bupati untuk mendampinginya. “Kami masih terus berupaya melaksanakan perintah DPP Partai Demokrat untuk berdampingan dengan Lilik Soehardjono,” tutur Setiadjit.

Sementara itu Bambang Hunter sendiri belum mengetahui jika dirinya bakal mendampingi Setiadjit. Selama ini pihaknya masih menunggu rekomendasi dari DPW PPP sebagai calon bupati. Bambang Hunter sendiri juga sebagai salah seorang kandidat calon bupati yang mengikuti penjaringan sebagai calon bupati pada PPP Tuban. “Saya masih menunggu rekom dari PPP, soal saya nanti bergandengan dengan siapa masih belum dibicarakan secara tuntas. Yang pasti, karena kursi PPP hanya 4 di DPRD harus melakukan koalisi dengan partai lain sehingga memenuhi persyaratan untuk mencalonkan di KPUD,” terang Bambang yang mengaku masih berada di Jakarta.

Disisi lain, Bambang Hunter juga bakal maju bersama salah satu politisi muda Partai Golkar, yakni, Marwan. Politisi motor perubahan di partai pemenang Pemilu Legeslatif 2009 itu sudah bertekat bakal maju dalam perebutan kekuasaan pada Pemilukada 2011 Tuban. “Wajar bola politik menjelang berakhirnya masa pendaftaran sangat liar dan berubah-ubah arahnya. Tinggal bagaimana kita menyikapinya, sehingga tidak larut dengan arus politik yang tidak menentu itu,” terang mantan Ketua KPUD Tuban Hadi Tugur.

Ditempat terpisah, salah satu calon bupati, H. Muhammad Anwar membantah klaim pihak tertentu yang mengatakan rekomendasi Demokrat telah turun. Menurut pengusaha pupuk tersebut, hingga kini DPP masih belum memutuskan kepada siapa rekom Demokrat bakal diturunkan. “Menurut informasi terkini yang saya terima dari DPP, bahwa sampai saat ini, mereka (DPP-Red) belum menurunkan rekomendasi. Jadi kalau ada pihak tertentu yang mengkalim telah mengantongi rekomendasi, hal tersebut tidak benar,” ujarnya kepada kotatuban.com, saat ditemui dirumahnya, Puri Indah Tuban, jumat (26/11).

Saat ditanya peluang bergabungnya PDIP dengan Demokrat, Anwar menjawab bahwa hal tersebut masih sangat mungkin. “Politik itu dinamis. Koalisi antara PDIP-Demokrat merupakan kekuatan dahsyat yang mutualis, sama-sama diuntungkan. Semoga saja itu terjadi,” tandasnya.

Menurut tokoh yang kabarnya telah dipilih PDIP sebagai calon bupati tersebut, hingga kini pihaknya masih tetap melakukan komunikasi-komunikasi politik dengan beberapa partai. Hal tersebut dilakukan untuk memperkuat dirinya yang akan maju menjadi bupati Tuban dari PDIP. (Dikutip dari kotatuban.com, 16 Nopember 2010)

, , , , ,

  1. #1 by Basuki Sujatmiko on Desember 20, 2010 - 11:25 am

    menurut kasak-kusuk dan hati nurani masyarakat, belakangan ini petanya cuma 2 yang kuat : kris-haeny (incumbent) = 42 %, dan hudanoor = 30 %, sisanya daerah bebas…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: