HUDANOOR Akan Gratiskan Biaya Pendidikan dan Kesehatan

Pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) H Fatkhul Huda-Noor Nahar Husain (HUDANOOR) berjanji akan mengembalikan penghasilannya jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tuban 2011-2016.

“Ini komitmen kami, karena kami maju sebagai cabup-cawabup bukan untuk mendapatkan kekayaan,” tegas cabup Fatchul Huda saat deklarasi pasangan HUDANOOR di Bumi NU Manunggal, Jl Manunggal Tuban, Sabtu (11/12).

Ditegaskan, selain bakal mengembalikan penghasilannya sebagai bupati dan wakil bupati, pasangan cabup-cawabup yang sangat optimis bakal memenangkan pertarungan dalam Pemilukada 1 Maret 2011 mendatang juga akan menggratiskan biaya pendidikan dan kesehatan.

Tak urung komitmen pasangan cabup-cawabup itu mendapat sambutan applause dari dua puluhan ribu pendukung dan simpatisan yang memadati lokasi pendidikan Nahdlatul Ulama Tuban itu.

Pendidikan maupun kesehatan gratis sangat bisa dilakukan, karena APBD Tuban memungkinkan untuk itu. Salah satu hal yang akan ditempuh adalah dengan melakukan penghematan belanja.

“Kalau belanja bisa dihemat dan tidak banyak yang bocor, sangat mudah menggratiskan biaya pendidikan maupun kesehatan,” ungkap cabup Fatchul Huda serius.

Selama ini, banyak keluhan dari masyarakat, karena biaya pendidikan di Tuban sangat mahal. Begitu juga biaya kesehatan. Bahkan, untuk berobat di rumah sakit milik Pemkab Tuban saja juga tergolong mahal, karena setiap pintu dipastikan pasien dikenakan biaya. “Sudah ada Biaya Operasional Sekolah (BOS), tapi, kenyataan di lapangan biaya pendidikan masih tinggi. Sehingga, memberatkan wali murid,” tuturnya.

Selain itu, dalam lima tahun mendatang jika rakyat mempercayai untuk memimpin Tuban, pendidikan yang akan diperhatikan bukan hanya pendidikan umum saja. Tapi, pendidikan yang berbasis agama, baik negeri maupun swasta yang selama ini menjadi ‘anak tiri’ Pemkab Tuban, juga akan mendapatkan perhatian serius. “Sumbangsih pendidikan swasta di Tuban sangat luar biasa, tapi, perhatian dari petinggi Tuban sangat kurang diperhatikan,” tambah Sekretaris DPC PKB Tuban, M. Miyadi.

Sebetulnya, lanjut Miyadi, FKB bersama anggota dewan lainnya selama ini terus menyuarakan agar Pemkab Tuban memperhatikan sekolah swasta yang berbasis agama serta pondok pesantren diperhatikan. “Tapi, karena suara kita di dewan kecil, sehingga kandas dan tidak diperhatikan.

Makanya, kita bertekad kondisi yang selama ini terhadi harus ada perubahan yang mendasar,” tambah politisi yang pernah mendekam, di LP Medaeng selama 9 bulan karena kasus Pilkada 2006 lalu itu.

Sekedar diketahui pasangan HUDANOOR didukung oleh PKB, Gerindra, PPP dan PBB. Pasangan ini juga bertekad memenangkan Pemilukada 2011 hanya satu putaran. “Kalau pun dua putaran kami tetap yakin pasangan ini tetap menjadi salah satu pasangan yang akan berlanjut dan memenangkannya di putaran kedua,” sela Ketua DPC Gerindra Tuban, Fanani (Dikutip dari kotatuban.com, 11 Dec 2010).

, , , ,

  1. #1 by machmud yunus on Desember 12, 2010 - 12:35 pm

    maju terus hudanooor, lawan kedholiman haeny-ali hasan.

  2. #2 by PAC IPNU Kerek Ni'am Jaya on Desember 12, 2010 - 10:27 pm

    warga NU Kerek siap menangkan HUDANOOR!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    TUBAN Merdeka!!!!!!!!!!!!!

  3. #3 by Basuki Sujatmiko on Desember 13, 2010 - 12:22 pm

    setujuuuu, semua birokrat termasu bupati dan wakil bupati harus iriiiit, supaya pelayanan kesehatan dan pendidikan utk seluruh lapisan masyarakat gratis…tis…tis…

  4. #4 by aries machmudien on Desember 13, 2010 - 9:48 pm

    Setujuuu…., anggaran kesehatan dan pendidikan hanya untuk peralatan dan fasilitas kesehatan dan pendidikan. Pokoknya dari orang miskin sampek kaya raya juga harus gratis…. tentu saya dukung. harus kontrak politik kalau jadi Bupati tapi tidak sesuai janji-janjinya siap mundur atau diturunkan dari jabatan Bupati_Wabup Tuban. ayooo berani nggak ?

  5. #5 by karwo on Januari 14, 2011 - 4:22 pm

    kpmpinan bupati yg sekarang kyak boneka dri india!
    mavia klas kakap di blakang layar hnya saja kita gx tau…
    sbnarnya tuban nie dah mnjadi kota yg amat pesat kemajuanya krna ada mavianya kya gayus tsb jadi tuban kaya anak yg bernafasnya mengunakan opname… kacian tuban!

  6. #6 by Suyatno on Januari 24, 2011 - 5:10 pm

    kontrak politik memang perlu sekali kalau bisa dalam waktu 100 hari menjabat paling tidak harus ada perubahan yang sangat mendasar dari segala aspek/bidang………INGAT RONGGOLAWE……………
    INGAT SUNAN BONANG…………………..

  7. #7 by Musytahidun on Januari 25, 2011 - 9:47 am

    tuban sdh maju perlu kita akui, tapi masih bisa dipacu lbh cepat… dan lagi masalah kesenjangan, ini harus ada solusinya… pemuda – pemuda tuban jgn hanya bisa merengek dan protes minta dikasih pekerjaan, tapi diberi peluang dg kreatifitasnya ciptakan lapangan pekerjaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: