Kiai Langitan Tolak Bergabung dengan PPP

TUBAN – Pimpinan Pondok Pesantren Langitan, Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menolak ajakan untuk bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Acara pertemuan Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali dengan sejumlah pondok pesantren di Kediri beberapa waktu lalu, hanya berupa silaturahmi biasa.

Menurut salah satu pengasuh Ponpes Langitan, Gus Maksum, selain menjaga hubungan silaturrahmi dengan para pimpinan di PPP, Ponpes Langitan. yang dipimpin KH Abdullah Faqih, juga tetap menjaga hubungan baik dengan semua partai Islam. “Jadi, mohon maaf karena kami tidak bisa bergabung dengan PPP,” katanya kepada Tempo lewat telepon, Minggu siang (13/2).

Gus Maksum mengemukakan hal itu berkaitan dengan berlangsungnya pertemuan Suryadharma Ali dengan para pengasuh pondok pesantren di Pondok Pesantren Al-Hikmah di Brebes, Jawa Tengah hari ini.

Menurut Gus Maksum, dalam pertemuan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pihak Ponpes Langitan mengutus Gus Abdullah, kakak Gus Maksum yang juga KH Abdullah Faqih. Sehingga tidak benar pemberitaan selama ini yang menyebutkan KH Abdullah Faqih hadir dalam acara tersebut.

Kehadiran Suryadharma Ali di Lirboyo juga dalam kapasitas sebagai Menteri Agama yang ingin mengadakan silaturahmi dengan para kiai di Jawa Timur.

Dalam pertemuan di Lirboyo, menurut penuturan Gus Maksum, tidak ada kewajiban bagi para kiai pengasuh pondok pesantren bergabung dengan PPP.

Diakui Gus Maksum, ada sejumlah kiai pengasuh pondok pesantren membubuhkan tanda tangan untuk bergabung dengan PPP. Sebalinya juga banyak kiai yang tidak tanda tangan, termasuk di antaranya Gus Abdullah. ”Dengan tidak membubuhkan tanda tangan tu, berarti pengasuh Ponpes Langitan tidak ikut ajakan untuk kembali ke PPP,” ujar Gus Maksum.

Gus Maksum juga menjelaskan, para pengasuh Ponpes Langitan tetap konsisten mendukung Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU). Apalagi KH Abdullah Faqih merupakan salah seorang penggagas berdirinya PKNU. ”Kami ingin tetap istiqomah dalam menjaga sikap,” ucap Gus Maksum pula.

Itu sebabnya Ponpes Langitan tidak mengirim utusan untuk hadir dalam pertemuan di Jawa Tengah. (dikutip dari laman tempointeraktif, 13 Feb. 2011)

, ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: