Kota Tuban Dibanjiri Puluh-an Ribu Pendukung HUDANOOR

Tuban;  Puluhan ribu simpatisan, masa dan pendukung pasangan cabup cawabup HUDANOOR ‘tumplek blek’ membanjiri stadion Lokajaya Tuban siang ini. Bahkan Stadion yang bisa menampung lima puluh ribu orang tersebut tidak mampu menampung semua masa pendukung HUDANOOR. Sehingga sekitar dua puluh ribuan masa rela mengikuti kampanye dari luar stadion.
Warga yang datang dari hampir semua kecamatan di wilayah Tuban ini yakni di antaranya kecamatan Bancar, Tambakboyo, Jenu, Montong, Kerek, Merakurak, Tuban Kota, Palang, Semanding, Widang, Plumpang, Grabagan, Rengel dan Soko. Serta juga dari Parengan, Singgahan, Bangilan, Senori, Kenduruan dan Jatirogo.
Mereka semua dengan semangat memberikan dukungan penuh untuk memenangkan pasangan HUDANOOR. Sehingga siang ini jalan-jalan di kota Tuban sangat ramai sekali dan mayoritas didominasi warna hijau.

Sejak awal mereka selalu mengelu-elukan pasangan yang dianggap mampu membawa Tuban lebih baik itu. Meski terik matahari menyengat, mereka tak beranjak dari lokasi kampanye. Apalagi, sesekali mereka dihibur dengan lantunan suara emas Koes Plus, Gita KDI, Rena KDI, Lilin Herlina dan lain-lain.Diperkirakan lebih dari enam puluh ribu ribu massa dan simpatisan HUDANOOR memadati stadion Lokajaya dan daerah sekitarnya karena tidak semua masa tertampung dalam stadion.

Kampanye ini merupakan kampanye putaran terakhir bagi pasangan HUDANOOR. Dan ini juga merupakan gong penutup dari acara kampanye mereka. Sehingga para simpatisnya dari seluruh pelosok Tuban tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mendukung pasangan ini. Karena mereka sudah sangat rindu sekali akan perubahan dan kemajuan dari Kabupaten Tuban yang sudah tertinggal jauh dari kabupaten-kabupaten tetangga seperti Lamongan, Bojonegoro maupun Gresik.

Kampanye ini dihadiri Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang juga Menakertrans. Juga hadir mantan Ketum PBNU KH. Hasyim Muzadi, Sekjend DPP PKB Imam Nahrowi, Anggota DPR RI Ana Muawanah dan sejumlah petinggi DPP Gerindra, DPP PBB dan DPP PPP ikut hadir. Selain itu, hadir pula KH Ali Masyhuri atau Gus Ali dari Tulangan, Sidoarjo dan KH Abdul Gofur selaku pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan.

Selain sejumlah kiai dan tokoh masyarakat, kampanye akbar dan kampanye pamuncak pasangan HUDANOOR juga dipenuhi kaum perempuan dan pemilih pemula. Bahkan, saat koes plus melantunkan lagu-lagu lawas mereka para pemilih pemula itu langsung berjoget ria melampiaskan dukungannya pada pasangan yang berjanji akan mengembalikan penghasilannya kepada warga masyarakat.

“Kami akan kembalikan penghasilan dari jabatan bupati dan wakil bupati untuk kepentingan umat,” tutur cabup Fathul Huda.

Antusiasme warga untuk menghadiri kampanye pasangan HUDANOOR sudah tampak sejak pagi hari. Meski kegiatan kampanye baru dimulai selepas Dhuhur, namun, simpatisan dan pendukung HUDANOOR sudah mulai berdatangan sejak pagi hari. Mereka bahkan berkeliling Kota Tuban terlebih dahulu sebelum menuju ke stadion Lokajaya. Sehingga jalan-jalan di kota tuban hari ini benar-benar meriah. “Saya datang sudah sejak pagi tadi mas, rombongan bersama keluarga,” terang Saiful warga Rengel.”Kami memberikan dukungan kepada Pak Huda, agar beliau terpilih menjadi Bupati Tuban. Saya sudah rindu akan perubahan di Tuba. Masak 10 tahun dipimpin yang itu-itu saja”. Imbuh Saiful.

Menurut pengamatan penulis, ini adalah kampanye terbesar yang diadakan para pasangan pada pemilukada 2011 ini. Kalau dibandingkan dengan kampanye HUDANOOR sendiri tanggal 13 di Lapangan Lajo Singgahan yang dihadiri dua puluhan ribu masa, maupun kampanye pasangan Kristiawan – Heany baik yang dilakukan di Senori mapun Banjar. Kampanye HUDANOOR hari inilah sebagai kampanye terbesar dengan dihadiri masa terbanyak dan juga dengan hiburan yang paling lengkap.
“Semoga ini sebagai pertanda bahwa Pasangan HUDANOOR akan mendapat dukungan dan memenagkan Pemilukada tahun ini” Kata Miyadi Ketua Tim Pemenangan HUDANOOR.
“Rakyat sudah sangat rindu akan adanya perubahan di Tuban. Mereka sudah jenuh dan muak dengan pemimpin Kabupaten Tuban saat ini yang tidak mengutamakan kepentingan rakyat dan hanya mengutamakan kelompoknya sendiri” Imbuhnya (Am, 20 Feb. 2011).

, , , , , , , ,

  1. #1 by pardiman on Februari 23, 2011 - 4:15 pm

    tumpek blek… opo yo toh sampek 60.000 orang. tapi nek dikerahno soko 20 kecamatan iso ae…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: