HUDANOOR Resmi Menang Telak

PEMILUKADA TUBAN 2011.

Tuban – Meski pada awalnya banyak pengamat memprediksi Incumbent bakal bersaing ketat dengan HUDANOOR, tetapi hasil rekapitulasi KPUK Tuban menjawab lain prediksi tersebut.  Dalam Pemilukada 2011 yang digelar pada 1 Maret lalu, pasangan nomor urut 2 itu tertinggal jauh dibandingkan pasangan calon yang diusung oleh PKB bersama PPP, Gerindra dan PBB tersebut.

Yang menarik, dari hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilukada oleh KPUK Tuban ini, Golput masih “memperoleh rangking” dua  dalam hal “perolehan suara”, yakni 215,963 atau selisih 8892 suara lebih tinggi dari perolehan Incumbent.

Secara keseluruhan, hasil rekapitulasi itu menempatkan pasangan nomor 4 HUDANOOR pada peringkat pertama dengan perolehan suara sah sebanyak 374.147 suara atau 55,18 persen. Urutan kedua diperoleh pasangan nomor 2 Kristiawan-Haeny dengan perolehan 207.894 suara atau 30,66 persen.

Urutan ketiga diraih pasanga nomor 5 Setiadjit-Bambang Soehariyanto dengan jumlah suara 44.854 atau 6,61 persen. Urutan keempat diraih pasangan nomor 3 M\HM Anwar-Tulus Setyo Utomo dengan perolehan 39.504 suara atau 5,83 persen.

Sementara itu pasangan nomor 1 Chamim Amir-Ashadi Soeprapto mendapatkan suara 6.744 atau 099 persen dan pasangan nomor 6 Bambang Lukmantono-Edy Thoyibi mendapatkan 4.928 atau 0,73 persen.

Rekapitulasi yang dilakukan KPUK juga menyebutkan total suara sah sebesar 678.071 suara. Suara tidak sah sebanyak 14.601 suara. Dari jumlah itu warga masyarakat yang hadir menggunakan hak pilihnya sebanyak 692.678 suara.

Sementara DPT mencapai 908.541 sehingga warga masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya mencapai 215.963 suara. “Sekitar 24 persen, tapi, jika dibanding saat Pileg 2009 lalu, angka ketidakhadirannya relatif kecil,” tambah Soemito Karmani.

Secara umum, prosesi penghitungan akhir hasil pemungutan suara itu pun berlangsung lancar. Hampir tidak ada pihak yang mengajukan protes atau keberatan, kendati ada sedikit masalah susulan, yakni penambahan suara dari PPK Kecamatan Semanding dan Merakurak. Namun hal tersebut  dianggap tidak mengganggu karena selain jumlahnya hanya sedikit, PPK dan perangkat Pemilukada setempat tidak menemukan adanya kesengajaan. “ Hanya salah menulis angka. Setelah dicek ya benar, cocok. Jadi tidak ada masalah,” kata Sumito Karmani.

Kendati berjalan sangat lancar, sesuai dengan Peraturan MK Nomor 15 Tahun 2008, KPUK memberi kesempatan pada semua pasangan kandidat untuk mengajukan gugatan atau keberatan atas hasil Pemilukada tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK). “ Kita kasih waktu tiga hari dari sekarang masing-masing kandidat menyampaikan gugatan atau keberatan atas hasil Pemilukada ini ke MK,” tambah Sumito Karmani.

Namun tampaknya ke lima pasangan kandidat tidak ada tanda-tanda menggunakan kesempatan tersebut. Masing-masing pasangan kandidat, baik secara langsung maupun melalui tim pemenangannya telah menyatakan tidak akan memperkarakan hasil Pemilukada Tuban 2011 yang digelar 1 Maret lalu.

Dengan demikian Hudanoor sebagai pasangan kandidat peraih suara tertinggi, tinggal menghitung waktu penetapan dirinya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tuban yang baru, menggantikan Dra. Hj. Haeny Relawati Rini Widiastuti, M.Si dan Lilik Soehardjono.

Dipastikannya kemenangan Hudanoor ini tentu semakin meluapkan kegembiraan pendukung dan simpatisannya. Bahkan jauh hari para pendukung dan simpatisan Hudanoor telah merayakannya dengan berbagai aktivitas nyeleneh, dari cukur gundul hingga jalan kaki dari Bancar yang berada di perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah ke Tuban.

Kendati demikian, sejauh ini keadaan masih terkendali dan aman. Bahkan lebih aman dari yang diperkirakan banyak kalangan. Tidak ada arak-arakan, tidak ada hura-hura. “ Kami sudah dipesan agar tidak hura-hura. Tidak mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Cukup kami rayakan kemenangan ini dengan makan-makan bersama, nyembelih sapi,” kata Esty Faiza, salah satu Koordinator Kecamatan Tim Pemenangan Hudanoor (Dikutip dari laman kotatuban.com, 7 Maret 2011)

, , ,

  1. #1 by GUS HUD on Maret 7, 2011 - 10:47 pm

    Selamat dan Sukses Kepada P. Kyai Huda & P. Noor atas terpilihnya sebagai Bupati & Wakil Bupati Tuban 2011-2016 Semoga selalu dalam Lindungan Allah SWT,
    Buktikan P.Kyai… bahwa kaum sarungan bisa memimpin Tuban lebih maju, makmur, bermartabat dan relegius, Amiin…

  2. #2 by Noorca on Maret 9, 2011 - 9:25 am

    Syukur alhamdulillahirobbil alamin. Selamat atas kemenangan Bpk. Kyai Fatkhul Huda dan Bpk. Ir. Noornahar Hussein, MSc. dalam pilkada Kab. Tuban 2011-2015 dalam suasana yang kondusif. Semoga dibawah manajemen kepemimpinan beliau berdua Tuban akan maju dan dapat menjadi tauladan yang baik bagi daerah-daerah lain. Amin.
    (Keluarga Besar Wong Tuban yang ada di Semarang).

  3. #3 by Cah Tuban on Maret 10, 2011 - 9:52 pm

    Tuntas sudah perhelatan PEMILUKADA Kab Tuban, selamat atas keberhasilan serta kemenangan Bp. fatchul huda & Bp. Noornahar, semoga apa yang telah bapak berdua kampanyekan dalam waktu yang lalu dapt terwujud, kami sebagai warga tuban berbahagia sekali Tuban dalam keadaan aman, mudah2an nantinya bagi calon2 yang tidak terpilih dapat bersatu padu membangun serta mensejahterakan warga Tuban secara keseluruhan, amieen ya robbal alamiin….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: