DPRD Tuban Mulai Bahas RAPBD 2011

Setelah hampir 7 bulan tak ada tindak lanjut dan pembahasan, akhirnya DPRD Kabupaten Tuban mulai ‘menyentuh’ RAPBD 2011 yang sempat ngendon. Bahkan, berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini juga melibatkan komisi-komisi dalam pembahasannya.

“Sebelumnya, RAPBD hanya dibahas Panitia Anggaran dan Badan Anggaran,” terang Drs. Sa’dun Naim dan Teguh Prabowo, dua Wakil Ketua DPRD Tuban saat dikonfirmasi jurnalberita.com (12/5).

Diterangkan, selama ini atau tahun sebelumnya, yang diperkenankan ikut mengetahui pembahasan APBD secara detail hanya kalangan tertentu, termasuk Panitia Anggaran dan Badan Anggaran. Anggota DPRD yang tidak masuk dalam Badan Anggaran hanya dilibatkan saat paripurna pengambilan keputusan RAPBD menjadi APBD saja.

Dari data yang dapat dihimpun menyebutkan, meski pergantian Bupati dan Wakil Bupati Tuban belum resmi dilakukan, kalangan wakil rakyat Tuban sudah mulai ‘berani’ untuk melakukan perubahan draf APBD usulan dari eksekutif. Selain itu, Panitia Anggaran juga sudah mulai ‘mengalah’ dengan wakil rakyat saat pembahasan RAPBD 2011. “Memang wacana teman-teman lainnya, ada beberapa item anggaran yang akan direvisi dari usulan eksekutif,” tambah Sa’dun Naim.

Meski begitu, pihaknya belum bisa membeber beberapa item program yang akan mengalami revisi. Kabarnya, sisi pendapatan maupun belanja akan ada perubahan. “Sekarang ini kan kita tidak tabu untuk melakukan perubahan atas usulan ekesekutif. Bahkan, kalau perlu DPRD bisa menolak atas usulan pemerintah jika memang usulan itu tidak berpihak pada kepentingan rakyat,” Kata Teguh Prabowo.

Dari beberapa kabupaten dan kota di Jawa timur, kemungkinan hanya Kabupaten Tuban yang belum menetapkan APBD, pembahasan RAPBD menjadi APBD 2011 di DPRD Tuban selalu tidak memenuhi qourum. Selain disibukkan dengan Pemilukada 2011 beberapa waktu lalu, alasan politis juga menjadi salah sau faktornya.

Sejumlah anggota fraksi yang selama ini menjadi oposisi pemerintahan Bupati Haeny, akan membahas RAPBD pasca Pemilukada karena dikhawatirkan jika RAPBD diputuskan sebelum Pemilukada, akan digunakan untuk kampanye salah satu cabup-cawabup. “Memang ada kesepakatan tidak tertulis, kami akan tuntaskan RAPBD 2011 setelah Pemilukada, siapapun pemenangnya,” tegas Khozanah Hidayati, salah satu anggota Badan Anggaran DPRD Tuban.

Meski Tuban belum menggedok APBD, namun hal itu tidak mengganggu program pemerintahan. Bupati telah mengeluarkan Peraturan Bupati Tuban tetang APBD dan mendapatkan persetujuan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. “Karena DPRD belum putuskan RAPBD 2011, kita menggunakan Perbup dan itu diperbolehkan sepanjang tidak melebih anggaran tahun sebelumnya,” tutur Kabag Humas Pemkab Tuban, Djoni Martojo. (Dikutip dari laman jurnalberita.com, 15 Mei 2011).

, , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: