DPRD Tuban Tolak Anggaran PBT Rp 5,2 M

DPRD Tuban menolak anggaran sebesar Rp 5,2 miliar yang diperuntukkan pembelian kios di Pasar Baru Tuban (PBT) di Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban. Sebab, pembelian kios itu bakal merugikan Pemkab Tuban dan menyalahi aturan. “Wacana kawan-kawan, anggaran untuk PBT sebesar Rp 5,2 Milliar itu harus dihilangkan,” ungkap Wakil Ketua DPRD Tuban Teguh Prabowo.

Ditambahkan, keinginan Pemkab Tuban untuk membeli 176 kios yang ada di PBT itu sudah sejak 2010 lalu. Namun, dengan berbagai alasan teknis akhirnya anggaran sebesar itu tidak dicairkan. “Tapi, pada RAPBD 2011 ini anggaran itu muncul lagi. Ini yang membingungkan, sebetulnya ada apa eksekutif soal PBT itu kok begitu ngotot mengusulkan anggaran sebesar itu,” ungkap politisi yang biasa disapa Cong Ping itu.

Dikatakan, pembangunan PBT itu menjadi tanggungjawab penuh pihak investor. Kalaupun sekarang ini mangkrak, bukan berati pemkab lalu ‘nalangi’ pembelian kios di PBT. “Sekarang ini kontrak kerja dengan investornya kan masih jalan. Biar saja diselesaikan investornya,” tutur Ping.

Pihaknya bersama serjumlah Badan Anggaran (Banggar) dan anggota DPRD lainnya sepakat agar anggaran untuk PBT itu ditolak saat pembahasannya. Pihaknya juga berharap instansi teknis yang menangani PBT tidak mencairkan anggaran itu meski dalam Perbup APBD 2011 sudah disetujui Gubernur Jawa Timur. “Jika eksekutif tetap nekat akan menjadi persoalan hukum,” papar politisi senior dari PDIP Tuban itu.

Menurutnya, Pemkab Tuban harus segera memanggil investor yang mengerjakan PBT itu untuk segera menyelesaikannya dan segera diberikan batas waktunya. Jika memang tidak sanggup harus segera diambil alih. “Kalau tidak segera diselesaikan kan kasihan calon user yang telah membayar kios itu,tapi, tidak segera bisa memanfaatkannya,” papar Ping panjang lebar.

Hal yang sama juga disampaikan salah satu anggota DPRD Tuban Khozanah Hidayati. Menurutnya, memang Pemkab Tuban tidak pantas mengeluarkan anggaran untuk PBT, karena sudah ditangani investor. “Ini menimbulkan berbagai spikulasi jika eksekutif tetap ngotot mencairkan anggaran PBT yang ada di Perbup APBD 2011 itu,” tandas politisi wanita dari PKB (Dikutip dari kotatuban.com, 15 Mei 2011).

Iklan

, , , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: