SKPD Diminta Koordinasi agar Tak Ganggu Perekonomian

Sabtu, 23 Mei 2015  10:15

ROFIKI – SURABAYA

ANCAMAN kekeringan di Jatim terjadi hampir setiap tahun. Anggota Komisi D DPRD Jatim, Khozanah Hidayati meminta supaya pemerintah melakukan antisipasi jauh-jauh hari, sehingga dampaknya tidak merembet ke masalah perekonomian di Jatim.

Menurutnya, sejak dulu pihaknya sudah meminta pada pemerintah pusat untuk membantu realisasi pembangunan waduk dan embung-embung di daerah yang memiliki curah hujan tinggi. Embung tersebut sebagai cadangan irigasi di saat musim kemarau.

“Sudah kami koordinasikan ke pusat agar bisa membantu dalam pembangunan waduk maupun embung,” tutur politisi dari Fraksi PKB itu, Jumat (22/5).
Untuk mengantisipasi kekeringan, pihaknya meminta kepada Pemprov agar segera melakukan pemetaan, serta mengambil langkah seperti pemberian bantuan pompa air.

“Selain itu, Pemprov harus turut membantu melakukan penanganan tanggap darurat berupa pengadaan air bersih. Jangan sampai nantinya masyarakat menderita berkepanjangan,” ujarnya.

Sementara Agus Maimun, anggota Komisi B, menuturkan tidak sepenuhnya menyerahkan tanggung jawab mengatasi kekeringan itu ke Pemprov. Dia mendesak kepada Pemprov untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota.

“Paling tidak teman–teman dinas segera melakukan pemetaan dan segera mengambil langkah cepat. Salah satunya dengan upaya bantuan pompa air, embung maupun waduk terutama daerah yang memiliki aliran sungai atau waduk,” tuturnya.

Lebih lanjut, pengawalan dalam pembuatan embung tersebut bukan pada komisinya (Komisi B, red). Melainkan ada pada komisi yang membidangi masalah infrastruktur yakni Komisi D dan juga ada dikomisi E karena juga ada tanggung Jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Kita di komisi B yang sangkut pautnya pertanian kena dampaknya saja. Untuk mendesak dalam pembuatan embung jelas bukan tupoksi kami. Kita hanya memfasilitasi untuk mengkoordinasikan ke teman teman komisi yang membidangi infrastruktur,” tandasnya.

Untuk diketahui, pada 2014 ada 10 daerah di Jatim yang dilanda kekeringan. Yakni Kabupaten Bangkalan, Sampang, Sumenep, Pamekasan, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Madiun, Lumajang dan Lamongan.(Dikutip dari betitametro.com)

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: