​Darurat Hoax, Mbak Ana: Tingkatkan Minat Baca Buku

TUBAN, Matahati Online – Indonesia darurat hoax. Hal itu terbukti dengan semakin besarnya kegaduhan nasional yang muncul baru-baru ini. Persoalan itu sangat serius untuk dicari akar masalahnya sehingga dapat menemukan formula penyelesaian sejak dini.

Bendahara FPKB DPRD Jatim Khozanah Hidayati, dalam tulisannya, menganalisis dengan gamblang faktor-faktor maraknya hoax serta alternatif penyelesaiannya.
Menurut perempuan yang akrab disapa Mbak Ana itu, Sebenarnya minat baca masyarakat masih tinggi namun waktu masyarakat banyak tersita untuk media sosial dibandingkan membaca buku. Padahal akhir-akhir ini banyak beredar buku bagus dan berkualitas namun minat masyarakat untuk membaca tetap saja rendah.
Semakin tinggi hasrat berkomentar di timeline biasanya dipengaruhi hasrat membaca. Mereka biasanya malas untuk membaca berita secara paripurna namun langsung melontarkan komentar-komentar yang asal-asalan Sedangkan rendahnya budaya membaca akan memompa semangat menyebar berita apapun yang telah diterima.
Mbak Ana melanjutkan, penyebab masyarakat  getol menyebarkan berita hoax adalah karena berkaitan dengan penggunaan teknologi yang tidak dibarengi dengan budaya kritis melihat persoalan. Walhasil, masyarakat pengguna internet di Indonesia cenderung suka menyebarkan informasi ke orang lain tanpa lebih dulu memeriksa kebenarannya.
Sementara, seolah ada kebanggaan diri jika menjadi orang pertama atau bagian dari orang yang menyebarkan suatu berita yang nantinya akan menjadi berita viral.
Untuk itu, berita hoax atau berita palsu harus diperangi secara bersama antara pemerintah dan masyarakat. Inisiasi masyarakat membentuk Komunitas Anti Hoax Indonesia atau sejenisnya perlu diapresiasi dan diperkuat agar komunitas tersebut bisa mendorong masyarakatuntuk mencegah atau minimal tidak gampang mempercayai berita-berita hoax.
Juga perlu membuat aturan main perihal dunia online dan media sosial agar pembuat dan penyebar berita palsu atau hoax bisa diberi tindakan hukuman yang setimpal.
Di samping itu harus juga dilakukan upaya untuk menaikkan minat baca masyarakat, sehingga dengan  menguatnya minat baca diharapkan masyarakat bisa bertindak kritis saat membaca atau memperoleh berita-berita yang belum tentu benar adanya.
Harus menjadikan gemar membaca  sebagai gaya hidup masyarakat baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Adapaun langkah-langkah yang bisa ditempuh untuk meningkatkan minat baca masyarakat, pertama adalah memperbanyak ruang baca di tempat publik seperti pusat perbelanjaan, hotel dan lain-lain.
“Perlu diingat bahwa gemar membaca adalah merupakan suatu produk budaya maka untuk pembenahannya perlu waktu lama dan kerja yang terencana dan sifatnya jangka panjang,” pungkas Anggota Komisi D DPRD Jatim itu. [an]
http://www.matahationline.com/berita-darurat-hoax-mbak-ana-tingkatkan-minat-baca-buku.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: