Archive for category Berita Tuban

Dewan Jatim Minta Operasi Pasar Dibatasi, Hindari Mafia Beras

Suara Indrapura : DPRD Jatim meminta Bulog agar operasi pasar beras yang dilakukan dibatasi. Hal ini dilakukan untuk menghindari mafia beras yang memborong harga beras di operasi pasar. Khozanah Hidayati, S.P anggota DPRD Jatim asal F-PKB mengatakan, dalam operasi pasar beras yang dilakukan Bulog, masih ditemukan mafia beras. Dengan membeli beras dalam jumlah banyak. Sikap mafia tersebut tidak dapat ditoleransi lagi karena dapat merugikan masyarakat.

Sejatinya operasi pasar dilakukan dengan tujuan meringankan beban masyarakat ketika adanya kenaikan beras yang meroket. Seharusnya Bulog melakukan operasi pasar sampai ke tingkat RT dan RW dengan syarat melakukan pendataan terlebih dahulu. Legislator cantik ini menjelaskan, Pemerintah harus mengevaluasi penyebab naiknya harga beras. Akibat melambungnya harga beras membuat masyarakat menjadi resah. Indonesia merupakan negara agraris, seharusnya harga beras tidak sampai menjadi 12 ribu perkilonya.

Terkait operasi pasar beras, Bulog harus bisa membedakan mana masyarakat biasa dan tengkulak. “Pengawasan ini sangat penting untuk mencegah adanya tengkulak yang memborong beras. Jika terus dibiarkan beras tersebut akan ludes di borong mafia beras,” terang Ana Khozanah.

Politisi yang maju dari daerah Tuban dan Bojonegoro mengingatkan, bahwa operasi pasar tidak hanya sekali dalam sebulan melainkan bisa empat kali sebulan. Hal ini dilakukan karena masyarakat sangat membutuhkannya. Selain itu hal ini sebagai cara Bulog melakukan pengawasan ketat agar operasi pasar bisa tepat sasaran. Jika perlu Bulog meminta bantuan keamanan untuk mengawasi operasi pasar. (rofik)

Meninggalkan komentar

Kecelakaan Lantas Di Tuban Tinggi, Komisi D DPRD Jatim Minta Evaluasi

Sabtu, 10 Januari 2015 18:34 WIB

TUBAN (BangsaOnline) – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tuban pada tahun 2014 lalu memetik respon dari anggota komisi D DPRD Jawa Timur. Mereka meminta harus ada evaluasi antara Dinas Perhubungan setempat, LLAJ maupun instansi terkait.

“Tingginya angka kecelakaan di Tuban salah satu penyebabnya adalah banyaknya pengguna jalan yang tidak mentaati rambu-rambu yang ada, padahal rambu tersebut dibuat untuk keselamatan pengguna jalan,” ujar Khozanah Hidayati ketika dikonfirmasi, sabtu (10/1)

Menurutnya, untuk menekan angka laka di Tuban, pihaknya meminta dinas perhubungan dan instansi terkait untuk menginventarisir kejadian laka dan titik rawan kecelakaan. Sehingga itu bisa ditarik kesimpulan persoalan penyebab terjadinya kecalakaan.

“Melihat angka kecelakan di Tuban tinggi, ya seharusnya dinas perhubungan dan instansi terkait harus segera melakukan evaluasi secepatnya. Agar ditahun 2015 angka laka bisa dikurangi,” tandas perempuan politisi PKB ini.

Lanjut Khozanah, DPRD Jatim dari Dapil Tuban-Bojonegoro menambahkan, dalam rangka pengurangan angka laka pemerintah tidak hanya memetakan jalur yang dianggap rawan. Akan tetapi, harus membuat regulasi pembatasan kendaraan bermotor. Sebab, tanpa regulasi semua pembangunan infrastruktur tidak ada gunanya. Karena banyak kendaraan bermotor tidak berbanding dengan pertumbuhan infrastruktur jalan.

“Jika infrastruktur jalannya tetap, dan kendaraannya terus bertambah, maka bisa menimbulkan kemacetan dan kepadatan kendaraan, dari situlah salah satu faktor penyebab rawannya kecelakaan,” terang sekretaris Perempuan Bangsa Tuban ini.

Untuk diketahui, menurut data dari kepolisian Mapolres Tuban pada tahun 2014 lalu, angka kecelakaan naik sekitar 132 persen jika dibandingkan dengan tahun 2013. Rinciannya pada tahun 2014 laka lantas di wilayah Tuban menelan korban meninggal dunia 195 orang, luka berat 43 orang, dan luka ringan 1.215 orang. Sedangkan, pada tahun 2013 korban meninggal dunia 84 orang, luka berat 115 orang, dan luka ringan 1.348 orang.

Sumber : Harian Bangsa
editor : Revol
wartawan : Suwandi

Meninggalkan komentar

PKB Dongkel Dominasi Golkar di Tuban

Senin, 12 Mei 2014 18:17:13
Reporter : M Muthohar

Tuban (beritajatim.com) – Sebagai partai penguasa di wilayah Kabupaten Tuban, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mampu memperoleh suara tertinggi dengan perolehan lebih dari 30 persen suara hasil Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014.
Baca entri selengkapnya »

Meninggalkan komentar

Tuban Raih Kembali Penghargaan Pemerintahan Daerah Terbaik

Tuban, Bhirawa
Selama kepemimpinan H. Fathul Huda & H. Noor Nahar Hussein, M.Si menjadi nahkoda Pamerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, beberapa penghargaan telah diraih. Kali ini Tuban kembali menerima Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden Republik Indonesia yang diterima langsung Bupati Tuban Fathul Huda.
Baca entri selengkapnya »

,

Meninggalkan komentar

PKB menang di Jatim

PDIP Tak Sanggup Salip PKB

Hasil Rekap di Jatim, PKB 19,6% PDIP 18,8%

SURABAYA – Harapan PDI Perjuangan untuk menang pemilu di tingkat Provinsi Jawa Timur pupus sudah. Faktanya, berdasarkan rekapitulasi 38 kabupaten/kota seluruh Jawa Timur, partai berlambang banteng moncong putih itu tak sanggup menyalip perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Baca entri selengkapnya »

, ,

Meninggalkan komentar

Inilah Nama-nama Anggota DPRD Jatim Yang Baru

suarasurabaya.net – Kendati rekapitulasi perolehan suara Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 di tingkat KPU Provinsi Jawa Timur baru menyelesaikan 20 kabupaten/kota, tapi perolehan kursi DPRD Jawa Timur hampir pasti akan dimenangkan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan raihan 20 kursi.
Baca entri selengkapnya »

Meninggalkan komentar

Inilah Srikandi-srikandi Baru DPRD jatim

Surabaya (beritajatim.com) – Keterwakilan perempuan di DPRD Jatim Provinsi Jatim 2014-2019 mendatang hampir dipastikan akan menurun. Jika pada periode 2009-2014 keterwakilan perempuan mencapai 18 persen, maka pada pemilu 2014 ini akan tinggal 15 persen saja.
Baca entri selengkapnya »

, ,

Meninggalkan komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya.