Archive for category Ceritaku

Menangis Haru di Depan Ka’bah

Haji, Sebuah Perjalanan Penuh Air Mata (bagian ke-2)

Oleh : Ahmad Mustofa (Jamaah Haji 2009)

Pada bagian pertama sudah diceritakan pengalamanku saat ziarah ke masjid Nabi dan sholat tahajud di taman syurga Roudhah yang penuh dengan linangan air mata haru. Pada kesempatan kedua ini akan diceritakan perihal pengalamanku saat pertama kali melihat ka’bah dan melakukan thawaf mengelilinginya, yakni saat musim haji tahun 2009.

Pada tahun 2009 tersebut kebetulan aku tergabung dalam kloter ke-6 embarkasi Juanda Surabaya. Setelah tinggal sembilan hari di kota Madinah untuk mengikuti ibadah sholat arba’in, maka rombonganku melanjutkan perjalanan menuju kota Makkah Al Mukaromah.

Sebelum berangkat menuju kota Makkah kami beserta rombongan sudah mengenakan pakaian ihrom dan kami mengambil miqot di Masjid Bir Ali. Sepanjang perjalanan bibirku tiada henti melantunkan kalimat talbiyah secara bersamaan dengan rombangan dalam bus. Hawa panas dari gurun pasir di siang hari yang tidak mampu diusir dengan sempurna oleh AC dari bus tidak begitu kami hiraukan.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

, , , , ,

Tinggalkan komentar

Haji, Sebuah Perjalanan Penuh Air Mata

Oleh : Ahmad Mustofa

Terlalu sering aku berpergian ke luar kota untuk menginap beberapa hari, karena kebetulan pekerjaan saya adalah di luar pulau dengan sistem kerja bergilir 2 minggu kerja dan 2 minggu libur,  namun untuk kepergianku kali ini terasa lain. Aku dan istri akan pergi  ke Tanah Suci untuk menyempurnakan keislamanku. Semalam sebelum berangkat hatiku terasa lain gundah gulana, ada rasa khawatir, ada rasa senang bercampur menjadi satu. Demikian juga hati istriku, hal ini kubaca dari cara tidur istriku yang kelihatannya tidak bisa tidur nyenyak. Hatiku gundah memikirkan keempat anakku yang akan kutinggal pergi selama 42 hari, ada rasa khawatir kalau-kalau aku tidak kembali lagi karena sesuatu hal dan ada rasa senang karena akan bisa berziarah di rumah Allah yang setiap saat ada di hatiku  dan juga akan berziarah ke makam Rosulullah, orang yang menjadi idola dan panutanku semenjak aku kecil.

Baca entri selengkapnya »

, , , ,

1 Komentar