Posts Tagged Berita Blok cepu

​DPRD Setuju Produksi Blok Cepu Ditingkatkan 200.000 Bph, Asalkan . . .

kilasBojonegoro.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim) sepakat bila produksi harian Lapangan Banyuurip Blok Cepu di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur ditingkatkan menjadi 200.000 barel per hari (bph).

Asalkan, mitigasi akibat peningkatan jumlah produksi harian itu diterapkan dengan baik oleh Operator Blok Cepu ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
“Sepakat saja, karena ini sejalan dengan program pemerintah untuk menaikan produksi migas,” tulis Anggota DPRD Jatim, Khozanah Hidayati dalam akun @ana_khoz.
Mbak Ana, sapaan akrab Khozanah Hidayati menjawab pertanyaan akun media lokal @kilasbojonegoro, pada Jumat (16/12/2016) pagi tadi.
Mbak Ana sebelumnya mengomentari taufan berita di kilasBojonegoro.com berjudul “AMDAL Produksi Migas Blok Cepu Diubah”.
“Semoga dengan adanya perubahan izin AMDAL ini, juga akan mengubah mitigasi-mitigasinya. Sehingga, dampak lingkungannya dapat diproteksi maksimal,” cuitnya melalui akun itu.
Menurut Polisi PKB ini, meningkatnya produksi Blok Cepu akan berdampak terhadap lingkungan sekitar. Flaring juga turut membesar. (gus/roz)

http://www.kilasbojonegoro.com/2016/12/dprd-setuju-produksi-blok-cepu.html?m=1

,

Tinggalkan komentar

​Camat Gayam Minta EMCL Tanggung Pengobatan Warga Mojodelik

Gayam – Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Gayam Kabupaten Bojonegoro meminta Operator Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) Banyuurip Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menanggung seluruh biaya pengobatan rumah sakit warga Dusun Dawung Desa Mojodelik yang diduga keracunan akibat mencium gas hydrogen sulfida (H2S) dari lapangan migas yang dikelolanya tersebut. “

Mudah-mudahan. Saya minta seperti itu,” ungkap Camat Gayam, Hartono melalui WhatsApp (WA) pribadinya, Jumat (28/10/2016).
Dia mengaku, pasca insiden terjadi, anak perusahaan Amerika Serikat tersebut telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengannya.
Intinya, lanjut Hartono, manajemen EMCL berkomitmen membiayai pengobatan korban hingga sembuh total.
“EMCL menyampaikan kepada saya, manajemen tetap komitmen memantau perkembangan warga sampai sehat kembali,” terang Mantan Camat Purwosari tersebut.
Permintaan serupa juga disampaikan Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim), Khozanah Hidayati.
Melalui akun twitter pribadinya, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut meminta EMCL bertanggungjawab penuh atas insiden yang menimpa warga Dawung Mojodelik tersebut.
“Pihak Exxon sbg operator bertanggungjawab sepenuhnya thdp korban. Jg Exxon hrs memastikan hal ini tdk terulang lg,” pintanya dalam akun yang pengikutnya lebih dari 7.000 orang (akun) tersebut.
Meski Camat Gayam menyampaikan seperti itu, namun, EMCL secara langsung belum menyampaikannya pada wartawan yang mengkonfirmasinya. Pesan pendek yang disampaikan wartawan melalui WhatsApp (WA) sudah dibacanya namun belum dibalas. (gus)

http://www.kilasbojonegoro.com/2016

Tinggalkan komentar

​DPRD Jatim: EMCL “Ngelak” Beri Kompensasi Warga Mojodelik

Gayam – ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) disinyalir masih mengelak memberikan kompensasi kepada warga Dusun Dawung RT 10/RW 02 Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, yang diduga keracunan akibat mencium gas hydrogen sulfida (H2S) dari Lapangan Banyuurip Blok Cepu.

Padahal, insiden tersebut bisa terjadi karena dalam area operasi produksi yang dioperasikan anak perusahaan Amerika Serikat itu ada aktivitas produksi yang sedang berlangsung.
“Sumonggo, info dr lapangan pihak EMCL masih ngelak utk beri kompensasi ke korban. Padahal, ini semua penyebabnya dr EMCL,” cuit Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim), Khozanah Hidayati melalui akun twitter resminya, @ana_khoz.
Sehubungan dengan hal itu, Juru bicara dan Humas EMCL di Kota Ledre (sebutan lain Bojonegoro), Rexy Mawardijaya belum memberikan jawaban. Pesan pendek yang disampaikan wartawan melalui WhatsApp (WA) sudah dibacanya namun belum dibalas. (gus)

http://www.kilasbojonegoro.com/2016/10/dprd-jatim-emcl-beri-kompensasi-warga.html

1 Komentar

Blok Cepu dan Lokomotif Ekonomi daerah

Oleh : Khozanah Hidayati dan Ahmad Mustofa

Tiga tahun kedepan Bumi Bojonegoro dengan Blok Cepunya akan menghasilkan minyak sampai 165 ribu barel perhari (bph). Ini sama artinya setiap hari dari Bumi Bojonegoro akan menghasilkan minyak senilai Rp 132 milyar perhari dengan asumsi harga minyak US $100/barel dan nilai tukar rupiah terhadap US dolar adalah Rp 8000.

Rp 132 milyar rupiah perhari atau Rp 47,5 trilyun pertahun sungguh suatu jumlah omset yang luar biasa besarnya untuk suatu daerah kabupaten seperti Bojonegoro. Belum lagi hasil minyak dari Lapangan Sukowati yang dikelola oleh JOB PPEJ (JOB Pertamina Petrochina East Java) yang sekarang produksinya mencapai sekitar 40 ribu bph.

Namun apakah limpahan dana minyak tersebut akan bisa dinikmati masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya secara maksimal. Apakah keberadaan dana trilyunan rupiah tersebut akan bisa mempunyai efek ekonomi yang yang signifikan bagi Bojonegoro dan derah sekitarnya? Apakah mereka tidak hanya akan jadi penonton saja? Mengingat dari skema Dana Bagi Hasil (DBH) Migas berdasarkan PP no. 55 Tahun 2004 bahwa Kabupaten Bojonegoro hanya akan menerima sebesar 6,2% dari bagi hasil migas yang diterima pemerintah. Bagi hasil yang diterima pemerintah sendiri adalah sebesar 85% dari hasil produksi setelah dikurangi dengan semua biaya yang dikeluarkan oleh pihak operator baik itu biaya pengembangan (capital expenditure) maupun biaya operasi (operational expenditure) serta semua biaya pajak yang timbul.

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , , , , , , ,

3 Komentar